Tuesday, April 27, 2021

Strategi Penerapan Sistem Helpdesk dan Robotic Process Automation di Rumah Sakit

 

Bulan lalu 50+ Rumah Sakit, Klinik & Layanan Kesehatan Lainnya telah mengikuti Webinar HDTC dengan tema Digital Marketing for Hospital.


Dengan antusias banyak institusi yang ingin mengoptimalkan teknologi & digital marketing maka kami mengadakan kembali webinar series dengan dengan tema “Strategi Penerapan Sistem Helpdesk dan Robotic (RPA) di Rumah Sakit. 

📌  Kali ini HDTC hadir untuk membantu menambah wawasan dan mempraktekkan efisiensi di rumah sakit, hal yang sangat penting bagi para pengelola rumah sakit sehingga tetap memberikan layanan yang prima, dan mencarikan solusi untuk manajemen masalah dan penerapan manajemen perubahan di rumah sakit melalui zoominar dengan Tema : Strategi Penerapan Sistem Helpdesk dan Robotic Process Automation di Rumah Sakit. 

DAFTAR Sekarang & dapatkan private consultation  “Digital Marketing Diagnostic” bersama konsultan HDTC setelah webinar.

Daftar 1x langsung dapat 2 benefit

Waktu pelaksanaan :
📆 Jumat, 30 April 2021
⏰ 08.30 -11.15 WIB

Biaya Investasi : 
Rp. 99.000

Rekening BNI Syariah (427) 8435-988-117-117-208 An. HOSPITAL DIGITAL TRAINING CENTER

Segera daftarkan diri Anda melalui link berikut : http://bit.ly/PendaftaranSistemHelpDeskHDTC04

Hotline – http://wa.me/6282125675760

Regards
HDTC 
Your Partner to Improve Your Branding & Selling
www.hdtc.co.id

Thursday, April 22, 2021

APTIKNAS-TALK Tingkatkan Profit Secara Gratis dengan WhatsApp - 26 April 2021

 APTIKNAS kali ini berkolaborasi dengan Qontak, Partner Resmi WhatsApp, ingin memberikan wawasan baru dan menarik mengenai transformasi & digitalisasi bisnis. Bagaimana mengoptimalkan penggunaan WhatsApp hingga meningkatkan profit bisnis Anda?



Ayo ramaikan APTIKNAS TALK: Tingkatkan Profit Secara Gratis dengan WhatsApp, pada hari Senin, 26 April 2021, pukul 03:00 PM WIB (GMT +7).


Daftar sekarang: bit.ly/APTK-WA


Dapatkan kesempatan mencoba fitur terbaru WhatsApp Business API gratis selama 3 bulan.

Wednesday, April 14, 2021

Pengertian Microsoft SQL Server : Fungsi, Kelebihan dan Kekurangannya












Pengertian Microsoft SQL Server

Microsoft SQL Server adalah salah satu software jenis Relational Database Management System (RDBMS) yang cukup sering digunakan. Sesuai namanya, software ini dikembangkan oleh perusahaan besar Microsoft dan cukup scalable. Maksudnya adalah untuk pemakaiannya Microsoft SQL Server bisa dimana – mana dari laptop manapun, ke jaringan server cloud dan lain – lain. Namun istilah scalable ini tetap saja harus memperhatikan persyaratan hardware maupun software.

Sejak rilis pertama kali pada tahun 1989, Microsoft SQL Server sudah menjadi pilihan dari para pengguna database dan hingga saat ini masih banyak dipakai. Perkembangannya pun cukup menjanjikan mulai dari versi SQL Server 1.0 yang pertama dirilis dan hingga saat ini. Fungsinya pun sekarang tidak hanya sebagai RDBMS (Relational Database Management System) saja tapi bisa lebih dari itu, termasuk alat built-in intelijen bisnis, serta bisa juga digunakan sebagai analisis dan pelaporan.

Fungsi Microsoft SQL Server

Sebagai salah satu produk dari perusahaan besar Microsoft, tentunya keberadaan Microsoft SQL Server ini memiliki fungsi yang vital dalam dunia management database. Sesuai dengan namanya software ini melakukan pengelolaan database dengan menggunakan query atau perintah SQL. SQL atau Structures Query Language merupakan suatu bahasa komputer yang diakui dunia dan digunakan untuk mengakses data – data yang tersimpan dalam suatu database.














Fungsi ini juga sangat lekat dengan aktifitas dalam dunia pemrograman, oleh karena banyak developer atau programmer yang memakai Microsoft SQL Server. Meskipun tidak di semua bahasa pemrograman namun keberadaan Microsoft SQL Server juga sangat membantu dalam pengembangan program atau aplikasi yang menggunakan server database. Salah satu fitur lain yang dicari dari Microsoft SQL Server adalah kemampuannya dalam membuat mirroring dan clustering basis data.

Kelebihan dan Kekurangan Microsoft SQL Server
Saat ini Microsoft SQL Server sudah diluncurkan lebih dari 7 generasi  dan terbukti available di segala jenis komputer baik 32 bit maupun 64 bit serta masih banyak keunggulan lainnya. Namun meskipun menjadi produk perusahaan besar Microsoft juga bukan berarti aplikasi ini tidak memiliki kekurangan. Dibawah ini adalah uraian kelebihan dari Microsoft SQL Server :

Bekerja dengan sangat baik pada OS Windows segala versi
Hal ini sangatlah wajar mengingat dikelola dan dikembangkan sendiri oleh Microsoft maka sudah seharusnya semua produk yang diluncurkan berjalan sangat baik pada OS Windows, tak terkecuali pada Microsoft SQL Server. Mulai dari Windows XP, Windows Vista, Windows 7, Windows 8 dan bahkan sampai Windows 10 bisa diinstal Microsoft SQL Server serta dapat dipastikan akan berjalan dengan sangat baik.

Dapat membuat clustering data
Clustering data adalah suatu bentuk pengelompokan data menjadi beberapa cluster. Seperti yang sempat disinggung sebelumnya Microsoft SQL Server memiliki kelebihan dalam hal clustering data sehingga ini menjadi nilai tambah bagi para programmer atau developer. Dengan adanya clustering data ini maka dapat lebih meringankan pekerjaan management database yang anda lakukan.

Pengendalian database secara terpusat
Dengan menggunakan Microsoft SQL Server ini maka pengelolaan database akan dilakukan secara terpusat. Hal ini akan meminimalisir terjadinya miss komunikasi atau kesalahan dalam mengolah serta mengimplementasikan database, karena hanya melibatkan penggunaan satu komputer saja sebagai pusat kendali.

Dapat melakukan backup database
Di dalam Microsoft SQL Server ini juga terdapat fasilitas backup database sebagai langkah pencegahan apabila terjadi gangguan selama proses implementasi. Selain itu fungsi backup database ini juga agar bisa digunakan lebih dari sekali, jika di kemudian hari membangun system yang mirip. Proses pemindahan database ke perangkat lain juga pastinya akan sangat dipermudah.

Memiliki fitur Recovery dan Restore data
Selain terdapat fitur backup ternyata dalam Microsoft SQL Server juga terdapay fitur recovery dan restore data. Hal ini berguna ketika ada sebagian data dari database anda mengalami kerusakan maka dapat dilakukan recovery lalu restore data.

Selain beberapa kelebihan diatas juga terdapat beberapa kelemahan yang sampai saat ini belum dapat diatasi atau memang dibiarkan tetap pada batasannya. Uraian lengkapnya adalah dibawah ini :

Hanya bisa digunakan di OS Windows saja
 Bagi anda pengguna LINUX ataupun MAC OS maka harus menahan diri untuk menggunakan Microsoft SQL Server ini, karena hingga saat ini hanya bisa digunakan di OS Windows saja meskipun disemua versinya. Untuk kekurangan ini mungkin bisa diasumsikan bahwa Microsoft memang membiarkan penggunaan Microsoft SQL Server terbatas hanya di Windows saja mengingat masih dalam satu lingkup perusahaan.

Harga belinya mahal
Hampir semua software dari Windows memang dibanderol dengan harga lumayan tinggi, termasuk juga pada Microsoft SQL Server ini. Namun hal ini tentunya juga ditunjang dengan kemampuan yang cukup signifikan serta fitur yang menarik sehingga wajar diberi harga mahal.

Bahasa pemrograman yang terbatas
Microsoft SQL Server ini sudah cukup terkenal karena memiliki kecocokan dengan bahasa pemrogrman .Net saja. Oleh karena itu jika anda programmer yang terbiasa memakai bahasa selain .Net maka harus bersiap menanggung resiko kesulitan dalam penggunaannya karena memang sepertinya Microsoft mendesain software ini lebih menitik beratkan pada implementasi bahasa .Net saja.

Kurang cocok pada database skala besar
Meskipun dibawa oleh nama perusahaan besar sekelas Microsoft namun ternyata Microsoft SQL Server ini kurang bisa mendukung penggunaan database skala besar. Memang sampai sekarang hanya Oracle Database lah yang dianggap mampu menahan penggunaan skala besar dan belum ada yang mampu menyaingnya.

Itulah penjelasan tentang pengertian Microsoft SQL Server beserta fungsi, kelebihan dan kekurangannya. Semoga bermanfaat dan mudah dipahami!

Kami memastikan Data Center dan Ruang Server anda bekerja optimal. dan Kami juga memastikan Kabel anda terstruktur dan bekerja optimal.
Silahkan hubungi Tim kami untuk mendapatkan penawaran Terbaik terkait kebutuhan anda.
CONTACT US : dcim@dayaciptamandiri.com
Source : nesabamedia . com

Monday, April 12, 2021

Dokumentasi Webinar MOTADATA OPERATION PLATFORM - 07 April 2021

 

Webinar MOTADATA OPERATION PLATFORM membahas implementasi Network Monitoring System dan Helpdesk terintegrasi dengan produk MOTADATA (IIP dan ServiceOps).

Presentasi dalam Bahasa Ingris, langsung dari principal MOTADATA

Moderator : Fanky Christian

Presenter : Mr. Ashnul (Motadata)




















Berikut foto bersama dengan peserta yg hadir dalam kegiatan tersebut.












Apabila memerlukan informasi lebih lanjut mengenai MOTADATA OPERATION PLATFORM dapat menghubungi tim kami : dcmsales@dayaciptamandiri.com 

Silahkan ikuti acara kami selanjutnya di https://eventcerdas.com/

Webinar Smart Internet of Things dengan NBox IoT Node - 28 April 2021

 
Pelajari implementasi Smart Internet of Things dengan produk NBOX IoT Node.
Dalam webinar ini ditampilkan juga integrasi dashboard dengan PRTG. 

Silahkan registrasi segera ke https://s.id/smartIoT



Kami memastikan Data Center dan Ruang Server anda bekerja optimal. dan juga memastikan Kabel anda terstruktur dan bekerja optimal.

Silahkan hubungi Tim kami untuk mendapatkan penawaran Terbaik terkait kebutuhan anda.
CONTACT US : dcim@dayaciptamandiri.com

Webinar PRTG FOR UNIVERSITY - 21 Apr 2021

 

Ikuti kembali webinar kami membahas implementasi PRTG di lingkungan sekolah dan kampus di Indonesia. PRTG for University - 21 April 2021 jam 14-16 WIB.

Segera daftarkan diri anda di https://s.id/prtg21april

Download PRTG di https://s.id/trialprtg. 

#dcmsolusi #prtg #paessler #eventcerdas #sekolah #university #kampus #iot #networkmonitoring

Wednesday, April 7, 2021

Pengertian PLC ( Programmable Logic Controller )

 
Apa itu PLC? Pengertian PLC (Programmable Logic Controller) biasanya digunakan untuk menggantikan sistem kontrol berbasis relay yang tidak fleksibel.

Selain itu, PLC sering digunakan sebagai perangkat pengendali pada sebuah mesin menurut instruksi logikanya.

Tapi, apakah hanya itu fungsi dari PLC? Tentu saja tidak.

Nah, di pembahasan ini kita akan mengulas mengenai pengertian PLC, fungsi dan prinsip kerjanya lebih mendalam.

Pengertian PLC
PLC (Programmable Logic Controller) adalah sebuah peralatan elektronik yang dapat diprogram agar bisa mengontrol atau mengoperasikan mesin.

Cara Kerjanya Begini:
  1. Pertama, PLC akan menerima sinyal masukan yang akan disimpan kedalam memori
  2. PLC melakukan instruksi logika untuk menjalankan fungsinya.
  3. Sinyal masukan (input) yang diterimanya akan diproses sehingga menghasilkan keadaan keluaran (output) yang menyesuaikan dengan keinginan pemakainya.
PLC juga memiliki konsep:
  1. Programmable, yakni PLC memiliki kemampuan menyimpan memori program. Program ini bisa berubah-ubah, tergantung dari fungsi dan kegunaannya.
  2. Logic, yakni PLC memiliki kemampuan dalam memproses input secara aritmatik dan logic (ALU). Maksudnya adalah PLC dapat melakukan beragam operasi. Membagi, menambah, kali, negasi, OR, AND dan lain-lain.
  3. Controller, kemampuan PLC dalam mengontrol atau mengatur sebuah proses untuk menghasilkan output tertentu.
Penjelasan:
  1. Contoh peralatan input pada PLC berupa: push button panel kontrol, sensor photo elektrik dan sebagainya yang akan menjadi sinyal masukan.
  2. Sedangkan contoh peralatan output-nya berupa relay yang dapat menggerakkan motor atau switch.
  3. Selain itu, MemorI pada PLC adalah dapat diprogram untuk menyimpan instruksi agar bisa menjalankan fungsi-fungsi spesifik.
  4. Contoh intruksinya seperti sekuen, logika, counting, timing dan aritmatika yang berguna untuk mengontrol mesin industri menjadi sesuai yang diinginkan.


Kegunaan dan Fungsi PLC

Pada umumnya, banyak sekali kegunaan dan fungsi dari PLC sehingga menjadi tak terbatas.

Namun dalam prakteknya, Fungsi dari PLC adalah dapat dibagi menjadi dua yaitu fungsi umum dan khusus, berikut penjelasannya:

Fungsi PLC
Secara umum fungsi PLC dapat dibagi menjadi dua, yaitu kontrol sekuensial dan monitoring plant. Agar kita dapat lebih mudah memahaminya, berikut ini penjelasan setiap fungsinya:

1. Kontrol Sekuensial
Fungsi ini dapat diartikan sebagai penjagaan, agar setiap step atau langkah-langkah dalam proses sekuensial berlangsung sesuai dengan urutan yang tepat.
Proses input sekuensial umumnya berupa sinyal biner yang akan dikelola kembali sehingga menjadi output.
2. Monitoring Plant
Fungsi ini akan dapat memonitor atau mengawasi suatu sistem (seperti tekanan, temperatur) dan akan menampilkan pesan tersebut ke operator.

Selain itu, fungsi ini juga akan mengambil tindakan yang diperlukan sehubungan dengan proses kontrolnya, contohnya seperti nilai sudah melebihi batas.

Fungsi Khusus PLC

Sedangkan fungsi PLC secara khusus mempunyai peran sebagai pemberi masukan (input) ke CNC (Computerized Numerical Control) untuk pemrosesan lebih lanjut.
Dibanding PLC, CNC mempunyai tingkat ketelitian yang lebih tinggi dan mahal harganya. CNC biasanya dipakai untuk proses penyelesaian (finishing), moulding, membentuk benda kerja dan sebagainya.
Selain itu, berikut fungsi khusus lain dari PLC (secara umum):

  1. Sebagai Relay Logic
  2. Sebagai Pengunci (Locking)
  3. Sebagai Pencacah (Counting)
  4. Sebagai Penambah
  5. Sebagai Pengurang
  6. Sebagai Pengatur Waktu (Timing)
  7. Untuk Kontrol PID
  8. Untuk Operasi BCD
  9. Untuk Membuat Manipulasi Data
  10. Untuk Membuat Pembanding
  11. Untuk Membuat Pergeseran
Kelebihan PLC

PLC kini menjadi perangkat penting pada sebuah industri, terutama untuk menggantikan sistem pengkabelan yang masih digunakan pada sistem lama.
Berikut ini adalah kelebihan PLC:
  • Fleksibel
  • Harga yang lebih murah
  • Dapat melakukan pemrograman, pembaharuan dan perbaikan dengan mudah
  • Keamanan lebih terjamin
  • Adanya record data dan antarmuka yang memudahkan pengguna
  • Menggunakan sistem wireless.
Selain itu, ada juga ciri khusus dari PLC:
  1. PLC dirancang untuk dipakai di lingkungan-lingkungan bidang industri. Komponen ini dirancang untuk debu, panas, guncangan dan lain-lain.
  2. PLC dibuat untuk mudah dioperasikan. Misalnya oleh teknisi pabrik.
  3. PLC sebagian besarnya tidak dilengkapi dengan monitor. Tapi PLC dilengkapi dengan peripheral port, fungsinya untuk memasukkan program dan memonitor datanya.
Prinsip Kerja PLC

Sebenarnya, prinsip kerja PLC  adalah hal yang bisa dibilang cukup sederhana sehingga dapat dengan mudah kita pahami.
Mulanya, sistem antarmuka dari input/output dihubungkan dengan field devices yang nantinya akan terkoneksi pada mesin atau komponen lainnya.
Umumnya, field devices dapat berupa komponen analog ataupun discrete seperti limit switches, motor starter, solenoid dan sebagainya.
Selama operasi tersebut, PLC akan melakukan tiga proses yang dapat disebut dengan scanning, diantaranya:

  • PLC Membaca dan menerima data dari field devices melalui antarmuka input.
  • PLC Mengeksekusi atau menjalankan program yang tersimpan pada sistem dimemorinya berdasarkan data yang diterima dari field devices.
  • PLC Menulis dan Memperbarui keadaan dari field devices melalui antarmuka output.
Selanjutnya input/output akan membentuk sistem antarmuka, sehingga field devices dapat terhubung dengan controller.
Tujuan sistem antarmuka ini ialah untuk mengkondisikan sinyal-sinyal berbeda yang masuk dan selanjutnya akan dikirimkan pada field devices.
Sinyal yang diterima dari sensor akan dihubungkan ke terminal yang terdapat pada antarmuka input.
Sedangkan komponen yang ingin dikendalikan akan dihubungkan ke terminal yang terdapat pada antarmuka output.
Selain itu, kebutuhan PLC adalah programming devices berupa Personal Computer (PC) yang berguna untuk membuat perintah atau instruksi didalamnya.

Komponen PLC
Setiap perangkat tentunya mempunyai komponen utama yang dapat berguna sebagai pendukung agar fungsinya bisa berjalan dengan baik.

Begitupun pada PLC, adapun komponen utama didalamnya seperti:
  • Central Prosesing Unit (CPU)
  • Memory
  • Input/Output
  • Power Supply
Berikut ini adalah penjelasan singkat mengenai komponen PLC:

1. Central Prosesing Unit
CPU mempunyai fungsi untuk mengontrol dan mengawasi semua pengoperasian pada PLC dan menjalankan program yang disimpan didalam memori.

CPU juga dapat memproses waktu pengawasan dan pelaksanaan perangkat lunak serta menterjemahkan program perantara yang umumnya berisi logika.


2. MemorI
Memori pada PLC mempunyai fungsi untuk menyimpan program dan memberikan lokasi hasil perhitungan dapat disimpan didalamnya.
PLC menggunakan memori semi konduktor seperti RAM (Random Acces Memory), ROM (Read Only Memory) dan PROM (Programmable Read Only Memory).
RAM mempunyai waktu akses yang cepat dan program yang terdapat didalamnya dapat diperbaharui sesuai dengan keinginan pemakainya.
Karena RAM merupakan volatile memory, maka PLC harus diberikan supply cadangan daya listrik berupa baterai yang disimpan pada komponen tersebut.
Biasanya CMOS RAM dipilih untuk pemakaian daya yang rendah, baterai ini juga mempunyai jangka waktu cukup lama sekitar lima tahun sebelum harus diganti.

3. Input/Output
Input/output menjadi sebuah modul yang penting pada PLC. Alasannya, karena PLC berfungsi untuk memproses atau mengoperasikan sebuah mesin.
Peran input/output akan menjadi peratara diantara perangkat kontrol dengan CPU. Input pada PLC adalah untuk menghubungkan suatu peralatan dari sinyal.
Selain itu, ada juga input poin yang akan menjadi sinyal dan dikirimkan pada PLC serta memberikan suatu lokasi didalam memori. Lokasi memory ini dapat disebut dengan input bit.
Setiap input/output memiliki alamat dan nomor urutan khusus yang dimilikinya selama membuat program untuk memonitor aktivitasnya.
Adapun indikasi urutan statusnya yang ditandai dengan LED (Light Emiting Diode) pada PLC, hal ini bertujuan untuk pengecekan proses pengoperasiannya.

4. Power Supply
Tanpa Power Supply, maka PLC tidak akan dapat beroperasi. Power Supply berguna sebagai sumber daya dari PLC, sehingga ia dapat beroperasi dan menjalankan fungsi-fungsinya.

Power Supply akan mengkonversikan pasokan listrik dari PLN (220V) ke daya yang dibutuhkan CPU serta modul input/output.







Bahasa Program PLC
PLC adalah komponen yang memiliki bahasa program. Ada lima jenis bahasa program yang biasa dipakai untuk membuat PLC dapat bekerja. Meskipun semuanya tidak di-support oleh PLC. Berikut bahasanya:

  1. Bahasa Program LD (Ladder DIagram)
  2. Bahasa Program IL (Instruction List) atau SL (Statement List)
  3. Bahasa Program SFC / Grafcet (Sequential Block Diagram)
  4. Bahasa Program FBD (Function Block Diagram)
  5. Bahasa Program High Level. Misalnya seperti Visual Basic
Dan untuk membuat sebuah rancangan sistem sendiri harus diperhatikan hal-hal berikut:
  1. Identifikasi Permasalahan
  2. Membuat Flow Chart
  3. Membuat program dalam bentuk diagram
Kesimpulannya, pengertian PLC adalah sebuah perangkat elektronik yang berguna untuk mengendalikan dan mengoperasikan mesin berdasarkan instruksi logikanya.
Intruksi logika diprogram didalam memori seperti sekuen, counting, timing dan aritmatika, sehingga PLC dapat mengontrolnya sesuai dengan yang kita inginkan.
PLC dapat berfungsi karena mempunyai komponen utama didalamnya seperti Central Prosesing Unit, memory, Input/Ouput dan Power Supply.
Demikianlan pembahasan mengenai pengertian PLC. Selain itu, kita juga telah membahas prinsip kerja, komponen, kegunaan dan fungsi PLC.

Kami memastikan Data Center dan Ruang Server anda bekerja optimal dengan Melakukan pemasangan & perawatan AC PRESISI.
Dengan pengalaman bertahun tahun bersama tim profesional di bidangnya, 
PT.Daya Cipta Mandiri Solusi berkomitmen memberikan yang terbaik dan membantu mengembangkan bisnis semua pelanggan.

Silahkan hubungi Tim kami untuk mendapatkan penawaran Terbaik terkait kebutuhan anda.
HUBUNGI KAMI: dcim@dayaciptamandiri.com

Sumber : sinaupedia. com