Skip to main content

Saatnya berpindah ke 802.11n

802.11n for Midmarket BYOD: Why now?

Sangita Patel
August 16, 2012 at 10:15 am PST


We're in the midst of an incredible megatrend. We know it and we're living it. We all love our mobile devices; whether it's our laptop (yes, I'm sitting at my kids swim class typing away for work), our mobile phone (I'm getting texts on what's for dinner), or our tablet (where Draw Something awaits me). Apple recently stated that they have sold more than 67 million iPads in the recent 18 months. That is more than all the Mac sales in the past 27 years. There's no denying it:  we are in the midst of an incredible megatrend—a mobile megatrend.

But what does this mean to businesses?From the IT perspective, the role of the mobile devices has transformed from a luxury item used for personal communication and entertainment to an integral tool for employee productivity. Mobile devices are now the main platform for work (laptop or tablet) and the primary medium for corporate contact (mobile phone). With employees bringing an average of two mobile devices each (laptop/tablet + mobile phone), companies can reap the benefits of new business opportunities and more productive employees.

Sound good? There's a caveat. In order to harness all that potential, you have to overcome the Bring-Your-Own-Device (BYOD) challenge: you need reliable, pervasive wireless coverage to ensure the wireless bandwidth and link-reliability required to support the increased number of mobile devices in the workplace.

So you're the IT administrator for a mid-sized company and you're thinking, "But I already have wireless coverage. I'm covered, aren't I?"

Consider a medium sized business with a legacy 802.11a/b/g wireless infrastructure and an average of two mobile devices per employee. In this scenario, each device is sharing 802.11a/g's 54Mbps bandwidth per access point. What's worse, 802.11b access points only supports 11Mbps. How are you going to provide the necessary connectivity required to support the proliferation of mobile devices in your workplace when you're limited by bandwidth?

It's time for Mid-market to move to 802.11n. From a pure numbers perspective, an entry-level 802.11n 2x2:2 access point supports 300 Mbps. That's a 6X boost in network performance with 802.11n. The best part is that 802.11n can support a mixed client environment; supporting a mix of 802.11a/b/g/n clients.

Let's take a quick look on the impact of 802.11n on different market segments:

Education: Take a classroom or lecture hall full of students with one mobile device each, sharing 802.11a/g's 54Mbps bandwidth per access point. Even if students are only using 2Mbps each, the bandwidth for classroom collaboration applications is limited to supporting fewer than 30 students. An 802.11n access point would support increased bandwidth and more students with its 300Mbps.

Healthcare: Imagine a mid-size medical group's key medical personnel trying to keep critical communication over a shared 802.11a/g's 54Mbps bandwidth per access point. Slow or unreliable connections are not acceptable. With 802.11n, link reliability and bandwidth availability would be more assured. Additionally, the additional increase in available bandwidth would provide patients with wireless guest-access as a service and encourage deployment of additional applications, such as digital records in patient or diagnosing rooms.

Corporate Businesses: Imagine a medium-size real estate, technology, financial services, or other medium business with each employee using a laptop and a smartphone on the wireless network, sharing 802.11a/g's 54Mbps bandwidth per access point. This worked fine when employees were tied to their desks, leveraging their wired port. 802.11n, with increased bandwidth and stronger link reliability, would enable employees to stay connected on-the-go, increasing productivity and collaboration in hallways, conference rooms, break rooms, and offices.

Retail: Think Apple store with their employees walking around with their mobile point-of-sale devices. There's no question that leveraging these point-of-sale devices is feasible over 802.11a/g's 54Mbps bandwidth per access point. 802.11n would enable new and flexible ways to do business. Furthermore, mid-market businesses could take advantage of the additional bandwidth to encourage more users on the network to benefit from rich applications, such as location-based services to push specials to the end customer.

In addition to providing the necessary bandwidth to leverage the BYOD trend, 802.11n provides the additional upside of reliability. With the introduction of 802.11n a few years ago, came the insertion of MIMO (multiple-in-multiple-out). MIMO ensures a greater SNR (signal to noise ratio), enabling a more reliable transmission and a stronger transmission signal. On one end of the spectrum, the same data stream is transmitted over multiple antennas. This data stream takes multiple paths to the multiple receivers. The receivers now mathematically combine these multipath signals to result in a single optimal receive signal overcoming interfering noise and ensuring link reliability. On the other end, we have each transmit antenna transmitting a different stream of data, optimizing the full bandwidth potential. Leveraging the combination of these spectrum ends, 802.11n provides increased reliability along with increased bandwidth.

802.11n inherently offers a better mobile experience than the legacy infrastructure with:

Increased 300 Mbps per access point bandwidth to support an increased number of devices

Greater availabggility of bandwidth to connect more users to the network

Improved link reliability to ensure optimized connectivity

New opportunities for increased service features and new revenue streams

We're in the midst of the BYOD megatrend, and a strong wireless network is required to tap into new revenue opportunities and increase productivity. There is no better tool for this than 802.11n wireless technologies to ensure performance, reliability, and scalability. Mid-market businesses can leverage 802.11n network performance simply, affordably and securely with Cisco's Mid-market BYOD Solution. Check it out.
build-access-manage at dayaciptamandiri.com

Comments

Popular posts from this blog

Alat - Alat Fiber Optic dan Fungsinya

1. Fusion Splicer Fusion splicer atau sering dikenal sebagai alat untuk menyambungkan serat optik ini merupakan salah satu alat yang digunakan untuk menyambungkan sebuah core serat optik, dimana serat tersebut terbuat / berbasis kaca, dan mengimplementasikan suatu daya listrik yang telah dirubah menjadi sebuah media sinar berbentuk laser. Sinar laser tersebut berfungsi untuk memanasi kaca yang terputus pada core sehingga bisa tersambung kembali dengan baik. Perlu kalian ketahui, bahwa fusion splicer ini haruslah memiliki tingkat keakuratan yang cukup tinggi, hal ini ditujukan untuk menghasilkan hasil penyambungan yang sempurna, karena pada saat penyambungan tersebut akan terjadi proses pengelasan media kaca serta peleburan kaca yang akan menghasilkan suatu media, dimana media tersebut akan tersambung dengan utuh tanpa adanya celah-celah, hal ini dikarenakan media tersebut memiliki senyawa yang sama. 2. Stripper Atau Miller Sama seperti kabel - kabel yang lain, salah satunya seperti kab

Cara Menghitung Ampere Motor 3 dan 1 Phase dengan Rumus Daya

Sering kali, anda menjumpai motor listrik untuk menggerakan mesin pada pabrik - pabrik sekarang dan kebanyakan 85% didalam pabrik menggunakan motor listrik untuk menggerakan mesinnya. motor listrik ada 2 jenis Phase yang pertama adalah 3 phase yang di mana ada tegangan R S T sedangkan yang ke dua adalah 1 Phase dimana motor listrik hanya diberi tegangan phase dan Netral aja, contohnya seperti pumpa air dirumah.     Dari motor - motor tersebut maka anda sangat perlu untuk menghitung amperenya dimana anda membeli motor 1 phase tapi kapasitas rumah anda hanya 450 Watt saja maka anda harus menghitung motor airnya harus di bawah dari 450 Watt. Plate Motor 1 Phase  Diatas adalah name plate motor 1 phase dimana   sudah di ketahui KW dan Amperenya jika hanya di   ketahui KWnya saja bagaimana seperti berikut   menghitungya:  Diket : P : 8 KW = 8 x 1000 = 8000 Watt V : 220V Ditanya : Berapa Nilai Amperenya? Rumus daya  Motor 1 Phase: P = V x I I  = P/V Keterangan : P  : Daya ( Watt ) I   : Arus

Cara Menghitung Satuan Volt, Ampere, dan Watt

Sangat penting untuk mengetahui satuan dalam bidang yang ingin anda pahami, dalam bidang listrik untuk mengetahui satuan seperti volt, ampere, dan watt. Ketika anda tidak mengetahui satuan dari bidang listrik ini sama saja dengan tidak tahu dalam teori dasar dan anda sekarang bisa memperlajari dengan jelas dalam artikel saya berikan ini. Saya akan memberikan langkah demi langkah agar mudah untuk dipahami. Pengertian Volt (Voltage) Volt (Voltage) adalah standart satuan listrik yang menunjukan atau menerangkan sebuah nilai tegangan dalam listrik. Volt atau bisa disebut tegangan hanya bisa diukur dengan alat yang bernama voltmeter atau multitester, volt mempunyai bermacam-macam nilai tegangan dan juga tipe atau karekter yang berbeda. Volt Mempunyai 2 tipe atau karakter Volt atau tegangan listrik ini mempunyai jenis 2 tipe yaitu tegangan AC atau bisa disebut tegangan bolak-balik. kemudian tegangan DC (Direct Current) atau bisa disebut dengan tegangan searah. Untuk mengatahui apa itu tegan

Pengertian Konektor RJ45 dan Fungsinya Lengkap

 RJ45 adalah konektor kabel ethernet yang kebanyakan memiliki fungsi sebagai konektor pada topologi jaringan komputer LAN (Local Area Network) dan topologi jaringan lainnya. RJ itu sendiri adalah singkatan dari Registered Jack yang merupakan standard peralatan pada jaringan yang mengatur tentang pemasangan kepala konektor dan urutan kabel, yang digunakan untuk menghubungkan 2 atau lebih peralatan telekomunikasi (Telephone Jack) ataupun peralatan jaringan (Computer Networking). Juga merupakan suatu interface fisik dari jaringan kerja (network) , untuk kegunaan telekomunikasi dan komunikasi data. Konektor RJ45 memiliki fungsi untuk memudahkan penggantian pesawat telpon atau memudahkan untuk di pindah-pindah serta mudah untuk di cabut tanpa khawatir tersengat aliran listrik dan menghubungkan konektor LAN melalui sebuah pusat network. Konektor RJ45 memiliki 8 buah pin. Pin pertama terdapat di paling kiri apabila pin RJ45 menghadap ke anda, di ikuti pin nomor 2, 3, 4 dan seterusnya. Cara pe

Mengenal Pengertian PoE dan Fungsi PoE ( Power Over Ethernet )

Mengenal Pengertian PoE dan Fungsi PoE (Power Over Ethernet) PoE merupakan Singkatan dari Power Over Ethernet. POE sendiri bisa diartikan sebagai penyaluran tenaga listrik menggunakan kabel jaringan atau kabel Ethernet. Dimana listrik selanjutnya dialirkan memanfaatkan kabel twisted pair, baik UTP atau STP sebagai media transmisi daya. POE ini sangat bermanfaat. Terutama saat melakukan instalasi perangkat wireless di luar ruangan ataupun di dalam ruangan yang besar. Dimana dengan menggunakan POE, Anda tidak harus melakukan penarikan kabel power yang tentu cukup merepotkan dan memakan biaya. POE dengan standar IEEE 802.3af menjadi POE yang umum dgunakan. POE dengan standar ini memiliki maksimum power per port sebesar 15,4 W. Tetapi kini ada pula POE dengan standar baru berupa IEEE 802.3at yang memiliki maksimum power per port lebih besar, yakni mencapai 34,2 W. POE standar baru ini dihadirkan seperlu mendukung perangkat-perangkat baru. Dimana dewasa ini sebagian besar perangkat wireless

Pengertian Dan Fungsi Optical Distribution Point Atau ODP

  Memahami ODP Jaringan Akses Fiber Optik. Dikala ini telkom sudah gencar melaksanakan realisasi jaringan indihome fiber, yang mana teknologi yang digunakan oleh produk indihome merupakan teknologi jaringan GPON dengan mengadopsi media penghantar informasi suatu serat optik ataupun yang lebih diketahui dengan nama Fiber Optic( FO). Hanya menegaskan kembali, kalau saat sebelum bergeser ke indihome, telkom mempunyai produk layanan internet yang diucap Speedy dengan memakai teknologi jaringan ADSL serta masih menggunakan media suatu suatu kawat tembaga bagaikan media penghantar informasi dan mempunyai kecapatan optimal sampai 5 Mbps. Serta buat dikala ini pihak telkom sudah melaksanakan revolusi digital dengan mengusung produk yang bernama Indihome yang mencampurkan layanan Internet, IPTV, serta Telepon Rumah ataupun yang sering di dengar dengan layanan Triple Play Fiber Optic. Share postingan kali ini hendak mangulas sebagian fitur jaringan yang digunakan buat menunjang layanan fiber opt

MENGENAL PANEL LISTRIK , JENIS DAN SPESIFIKASINYA

Pengertian Panel Listrik Panel listrik adalah suatu benda berbentuk kubus dengan berbagai ukuran ataupun bervariasi dengan sebelah sisi dibuat lubang selebar hampir sama dengan belakangnya, dan nantinya di baut penutup seperti daun pintu agar bisa dibuka dan ditutup, dan didalam panel tersebut terdapat papan yang dikaitkan dengan sisi belakang pintu di pakai baut yang nantinya papan tersebut dapat dilepas dan dipasang kembali. Pada umumnya panel listrik adalah terbuat dari plat besi dengan ketebalan 0,5 – 1 mm. Biasanya disesuaikan dengan ukuran atau besarnya panel, dan nantinya papan tersebut yang akan digunakan tempat pemasangan komponen-komponen listrik. Fungsi Panel Listrik Fungsi dari panel listrik adalah untuk menempatkan komponen listrik sebagai pendukung dari mesin-mesin listrik agar bisa beroperasi  sesuai dengan prinsip kerja dari mesin listrik itu sendiri. Untuk mengamankan komponen listrik supaya terlindungi dari pengaruh di sekelilingnya. Untuk menata komponen atau rangkai

Fungsi dan Cara Setting MCCB ( Moulded Case Circuit Breaker )

Mengulas lebih dalam tentang MCCB - dunia listrik sangat banyak sekali peralatan listrik sebagai pengaman untuk keselamatan dari bahaya listrik maupun untuk mengamankan sebuah motor dan peralatan listrik lainya dari bahaya short circuit. Apa itu MCCB ? MCCB adalah singkatan dari Moulded Case Circuit Breaker, sebagai pengaman terjadinya hubung singkat short circuit dan beban lebih overload agar tidak terjadinya kerusakan pada motor listrik maupun kebakaran yang disebabkan oleh short circuit yang selalu menimbulkan bunga api. MCCB biasanya digunakan oleh industri karena MCCB hanya untuk pengaman listrik 3 phase, dan motor listrik industri juga menggunakan listrik 3 phase, jadi jika anda ingin bertemu apa itu namanya mccb dan dan digunakan untuk apa mampir deh pabrik terdekat dan minta tolong untuk dilihatkan apa itu mccb. Pole MCCB Mccb memiliki macam – macam pole: 1 Pole, 2 Pole, 3 Pole, 4 Pole Mccb memiliki macam – macam kA: 36kA, 50kA, 85kA, 100kA Karakter MCCB - Hanya menggunakan 3 p

Keunggulan dan Kekurangan Fiber Optik

  Teknologi fiber optik sudah mulai dipakai di Indonesia pada jaringan telepon dan internet. Walaupun ukurannya kecil, fiber optik mampu menyalurkan data lebih cepat dibandingkan kabel lain pada umumnya. Yuk, simak infografisnya agar kamu tahu keunggulan dari fiber optik! Kami memastikan Kabel anda terstruktur dan bekerja optimal. Kami Melayani Perapihan Cabling. Produk yang kami gunakan : Tyco AMP, Panduit, Netviel, LS-Cable, Rosenberger, Belden. Silahkan hubungi Tim kami untuk mendapatkan penawaran Terbaik terkait kebutuhan anda. CONTACT US : dcim@dayaciptamandiri.com atau klik link di Bio  @ruangserver_ Fiber optik merupakan sejenis kabel yang terbuat dari kaca atau plastik yang sangat halus dan sangat kecil daripada kabel lain pada umumnya, bahkan bisa lebih kecil daripada sehelai rambut. Fiber optik juga dapat digunakan untuk menyalurkan sinyal menggunakan cahaya dari satu tempat ke tempat yang lainnya. Kabel ini biasanya menggunakan cahaya yang bersumber dari laser atau LED, dan

Prinsip Kerja Cooling Tower

Prinsip Kerja Cooling Tower Cooling Tower  atau menara pendingin sering atau banyak kita jumpai di Pabrik-pabrik, mall atau sejenisnya. Cooling Tower Salah satu komponen utama pada AC sentral selain chiller, AHU, dan ducting adalah cooling tower atau menara pendingin.Apakah fungsi cooling tower, cara kerja, dan jenis-jenisnya? Di uraian singkat berikut dijelaskan mengenai cooling tower. Fungsi Cooling Tower  adalah sebagai alat untuk mendinginkan air panas dari kondensor dengan cara dikontakkan langsung dengan udara secara konveksi paksa menggunakan fan/kipas. Berikut gambar Cooling tower dengan sistem kerjanya: Proses pendinginan air dengan cooling tower Jenis-jenis Cooling Tower 1. Menara Pendingin Forced Draft Prinsip kerjanya adalah udara dihembuskan ke menara oleh sebuah fan yang terletak pada saluran udara masuk sehingga terjadi kontak langsung dengan air yang jatuh, berikut gambarnya: Cooling Tower Forced Draft 2. Cooling tower induced draft dengan aliran berlaw