Skip to main content

Translate

Monitor PUE & Lower Energy Bills with AKCP

Monitor energy usage in server cabinets.

AKCP monitors energy consumption and automatically calculates the efficiency of server room cabinets. Using efficiency data, you can make calculated changes to the way your server room works. Optimize your infrastructure and save money in the process.
30% of servers are under utilized costing approximately $4000 USD per year in excess cooling and electrical costs. *An Uptime Institute Study

Benchmark and monitor PUE in real time.

Measuring the power consumed by IT and non-IT power enables operators to benchmark and compare power consumption from a single or distributed deployment through Power Usage Effectiveness or PUE calculations.
Evaluate future cost-saving measures using the initial PUE benchmark. PUE and other server room metrics can be tracked over time to help identify server room issues and opportunities for cost savings.

Automatic PUE calculations.

AKCP calculate PUE values using data polled from numerous devices. A real time PUE value can be displayed rack by rack or for an entire server room.
Did you know?
Many SMEs use wire closet deployments instead of a single server room. Wire closet rooms are less energy efficient with typical PUE values of 2.5. * A study by Berkeley Lab, Improving Energy Efficiency for Server Rooms and Closets.

PUE cost savings : Server Room vs Wire Closet

An IT administrator for a medium sized company has 10 servers, each consuming 500W. A cost comparison can be drawn between a using a wire closet setup and server room configuration using PUE calculations. 
Typical PUE ValueServer Room Power Consumption (kW)Total Power Consumption of IT and Infrastructure (kW)Estimated Monthly Costs ($/Month)Monthly Savings if consolidated to a server room
($/Month)
Server Room2510876
Wire Closet2.5512.51095219
This example assumes the cost of electricity is $0.12 per kilowatt-hour (kWh).
While the servers are using the same amount of energy, the costs associated with powering the room varies based on the PUE efficiency of the cooling and power infrastructure. By consolidating server racks to a central server room location you can better control cooling help to save on operating costs from day one.
Monitoring the power consumed by IT and non-IT infrastructure is a crucial element of an IT deployment.

Additional Features

  • Full customization of graphs, widgets and colors is supported. Drag and Drop graphs, widgets and event summaries to AKCess Pro Server DCIM desktops. Export graphs as CVS, XLS documents and PNG files.
  • Multi-point installation. Install at distribution outlets, at rack level or at CRAC level.
  • Integrate third part systems using AKCP virtual sensors
  • Monitor phase line voltages, current, power factor, active energy and active power.
  • Setup Virtual Sensor desktops and monitor your entire server room infrastructure. 
  • Virtual Sensors can be monitored locally on an AKCP Platform or the AKCess Pro Server DCIM.
  •  Create SNMP Get, Custom Scripts, MODBUS TCP, PING and Multiple (Boolean) Virtual Sensors.
Visit our website for more information. www.AKCP.com or contact the AKCP Sales Team - sales@akcp.com
About AKCP
AKCP established in 1981, created the market for networked environmental, power and security monitoring solutions. Today, AKCP is the world’s oldest and largest manufacturer of SNMP enabled networked temperature, environmental, power, security and access control monitoring equipment with over 120,000 systems preventing disaster and monitoring infrastructure.
AKCP created and still defines the market for network based environmental and security monitoring solutions. By setting the standards for technical achievement and innovation AKCP remains at the head of the field and is the industry standard in the field of SNMP server room temperature monitoring.

Comments

Popular posts from this blog

Timer AC bergantian

Bagaimana sich prinsip kerja AC yang bergantian? Seperti yang terangkai pada ACPDB, yang kita butuhkan adalah 1 buah timer dan 2 buah kontaktor. Pada dasarnya rangkaiannya adalah seperti gambar diatas. Seperti kita ketahui, timer dan kontaktor akan bekerja apabila mendapatkan catuan 220 V. Pada timer catuan bisa dikoneksikan di lubang “L” dan “N”, sedang pada kontaktor dilubang “A1” dan “A2”. Itulah kenapa pada saat mati listrik komponen2 tersebut tidak bekerja. Timer berfungsi sebagai switch dari 2-1 atau 2-3 dan lubang “2” sebagai sumber yang dialiri arus listrik. Sesuai namanya alat ini akan bergantian dari 2-1 atau 2-3 berdasarkan waktu yang sudah kita atur pada sirip biru. Satu sirip merepresentasikan 30 menit. Sedang pada kontaktor untuk tipe Telemecanique, sumbu-sumbu saklarnya adalah 1-2, 3-4, 5-6, NO-NO, NC-NC.  Jika “A1” dan “A2” tidak dicatu maka 1-2 (open), 3-4 (open), 5-6 (open), NO-NO (open), NC-NC (close/terhubung). Dan bila “A1” dan “A2” dicatu  maka 1-2 (close), 3-4 (clo…

Pemilihan jenis modul AMF (Automatic Main Failure)

Pemilihan jenis modul AMF (Automatic Main Failure)

Dari sekian banyak jenis modul yang ada dipasaran, kami menawarkan beberapa alternatif untuk jenis modul AMF yang dapat kami sediakan. antara lain menggunakan modul dari DEEPSEA, smart relay atau timer. tentunya dengan beragam pilihan tersebut ada beberapa keuntungan atau kelebihan dari masing masing modul tersebut. sebagai misal menggunakan modul AMF dari DEEPSEA akan sangat cocok jika modul ini dapat berinterakasi langsung dengan genset. terutama jika mesin genset belum dilengkapi genset controller dan masih mengandalkan panel genset manual. untuk pabrikan genset sekarang ini pada panel genset sudah dilengkapi dengan AMF, sehingga tidak perlu panel AMF - ATS dengan menggunakan modul DEEPSEA atau sejenisnya. sehingga dalam pemilihanya dapat menggunakan timer, smart relay atau produk lain seperti ATS controller C20 dari socomec.


Modul DEEPSEA 4420

AMF Module DSE 4420 Modul ini memiliki banyak fitur antara lain ; Start / stop gensetDigital …

Contoh Panduan Standarisasi Area Data Center

Berikut adalah contoh Panduan Standarisasi Area Data Center

PANDUAN - IK Standarisasi Area Data Center Article Number: 49 | Rating: Unrated | Last Updated: Mon, Nov 25, 2013 at 2:13 PM BAB I KEBIJAKAN
1.1.Area Data Center
Areadata center termasuk aset vital perusahaan dan diperlakukan sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan dalam Sistem Manajemen Pengamanan Perusahaan.

Seksi Jaringan bertanggungjawab terhadap pengamanan fisik dan logik. sedangkan fungsi Sekuriti terhadap pengamanan fisik.


1.2.Pertimbangan Dalam Hal Penentuan Lokasi Area Data Center
Beberapa pertimbangan yang harus ada dalam menentukan lokasi ruang data center, yaitu :

1.Memungkinkan untuk pengembangan yang memadai, misalnya mempertimbangkan pengembangan untuk jangka waktu 5 (lima) tahun ke depan.
2.Mempertimbangkan ruang yang tidak "terlalu” banyak dilalui untuk operasional lain, namun tetap dapat dijangkau dengan mudah.
3.Memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan pekerja.
4.Memenuhi persyaratan sebagaimana yang …