Skip to main content

Fungsi dan Cara Setting MCCB ( Moulded Case Circuit Breaker )

Mengulas lebih dalam tentang MCCB - dunia listrik sangat banyak sekali peralatan listrik sebagai pengaman untuk keselamatan dari bahaya listrik maupun untuk mengamankan sebuah motor dan peralatan listrik lainya dari bahaya short circuit.

Apa itu MCCB ?

MCCB adalah singkatan dari Moulded Case Circuit Breaker, sebagai pengaman terjadinya hubung singkat short circuit dan beban lebih overload agar tidak terjadinya kerusakan pada motor listrik maupun kebakaran yang disebabkan oleh short circuit yang selalu menimbulkan bunga api.

MCCB biasanya digunakan oleh industri karena MCCB hanya untuk pengaman listrik 3 phase, dan motor listrik industri juga menggunakan listrik 3 phase, jadi jika anda ingin bertemu apa itu namanya mccb dan dan digunakan untuk apa mampir deh pabrik terdekat dan minta tolong untuk dilihatkan apa itu mccb.

Pole MCCB

Mccb memiliki macam – macam pole: 1 Pole, 2 Pole, 3 Pole, 4 Pole
Mccb memiliki macam – macam kA: 36kA, 50kA, 85kA, 100kA

Karakter MCCB
- Hanya menggunakan 3 phase.
- Nilai Ampere lebih dari 100A dan maksimum 1000A
- 50 / 60 Hz
- Menggunakan Thermal Magnetic
- Fixed atau adjudment jadi, setinganya bisa diatur atau tidak jika memilih fixed

Cara Membaca Nameplate Spesifikasi MCCB
1.Type Device – tipe produk mccbnya.
2.Ui – rate insulated Voltage
3.Uimp – rate impulse withstand voltage
4.Ics – service breaking capacity, nilai ampere dari mccbnya.
5.Icu – ultimate breaking capacity, ini adalah kemampuan ampere yang bisa diterima saat hubung singkat (kA)
6.Ue – operational operation, voltage yang dianjurkan.
7.Color label – Mengidentifikasi kapasitas kelas breaking
8.Circuit breaker – Simbol diskonektor
9.Standart referensi
10.Standart utama tergantung dengan perangkat MCCB

Dari name plate diatas yang penting dan paham untuk anda cermati dan melihat adalah pada bagian Type Device, Ics, Icu, dan Ue karena mencapku mulai dari ampere yang diijinkan dan voltage yang diperbolehkan.

Cara Setting MCCB Schneider

1. Magnetic trip (MA)
2. Thermal Magnetic Trip (TM)\
3. Micrologic 1.3
4. Micrologic 2.0
5. Micrologic 5/6

Dari 4 jenis module tipe trip diatas akan saya ajarkan kepada anda satu persatu untuk settingnya, bisa anda lihat untuk MA adalah tipe trip yang murah dan sedehana dan paling tinggi adalah tipe microloc 5 dan 6, ini harganya juga mahal tetapi fungsinya sangat lengkap.

Magnetic Trip (MA)
Untuk jenis trip MA atau bisa disebut magnetic trip hanya mendukung settingan short circuit untuk settingan ampere adalah fixed jadi in-nya fixed tidak bisa diubah, begini anda membeli mccb yang tipe MA rating amperenya adalah 100A jadi in=100A tidak bisa dirubah lagi. 

Im adalah Magnetic Protection Short Circuit, di gambar atas jenis mccbnya adalah MA220 yaitu 220A dan dapat di setting Imnya sampai 3100A dengan rumus : 
Im = In x Adjust selector
pada gambar diatas settinganya langsung menunjukan nilai amperenya yang sudah dikalikan In, biasanya saya menjumpai rangenya 6- 14, jadi In bisa dikalikan antara 9 - 14 untuk settingan Im, untuk waktunya itu tidak ada jadi lasung trip jleb. 

Thermal Magnetic Trip (TM)
Jenis trip TM ini mendukung untuk mengatur besarnya In / Ir tidak seperti jenis trip MA yang hanya Short Circuit saja. 
pada contoh diatas mccb yang dipilih adalah TM250D yang berkapasitas 250A, nah ini bisa disetting Ir-nya mulai dari 175A - 250A terdapat 4 step saja anda bisa settingnya. 

untuk Imnya anda bisa membaca penjelasanya pada bagian Trip jenis MA, disini saya jabarkan apaitu Ir, Ir adalah Thermal Protection yang berarti setting untuk overload , Ir ini mempunya range waktu antara 0.7 - 1 detik, ini fixed ya tidak bisa dirubah mungkin untuk micrologic 2.0 bisa dirubah.

Micrologic 1.3 
Jenis trip ini sama halnya dengan MA hanya mendukung settingan Im atau short circuit bedanya hanya di range yang panjang dan terdapat waktu jeda saat short circuit.

Isd adalah Short Current Protection, sama halnya dengan Im tetapi ini beda istilah saja karena membedakan antara menggunakan Micrologic 1.3 dan MA. 
Untuk Micrologic 1.3 ini mempunya waktu tunda 10 ms atau 0.1 detik.

Micrologic 2.0 
Nah Micrologic 2.0 ini lengkap untuk settingnya dan rangenya juga semakin banyak ada 9 step settingan jadi gini jika mempunya mccb 40A maka rangenya bisa diatur mulai 18A-40A  sesuai perkalian Ir.

Io, Setting Awal Ampere diatas menggunakan mccb 250A yang bisa disetting 9 step 100-250A.
nah dari 100 - 250A bisa disetting lagi lebih spesifik dengan mengatur Irnya.
Ir, Long Time Protection ( Overload ) ini yang menambah rangenya jadi banyak pilihan jadi tidak hanya Io.

Misal disitu terseting 100A dan Irnya bisa disetting 0.1 - 1 maka ampere yang didapatkan dari 100A adalah 40A, 45A, 50A, 55A, 63A, 70A, 80A, 90A, 100A.
dari penjelasan saya diatas pasti anda sudah paham untuk setting mccb merek schneider dengan micrologic 2.0

Micrologic 5 dan 6 
Micrologic 5 dan 6 ini jujur saya belum pernah setting dan belum pernah beli juga ini keluaran baru 2017 dari schneider, mungkin istilah saja yang akan saya jelaskan. 



Ir, Long Time Protection ( Overload )
Isd, Short Time Protection
Ig, Ground Fault Protection

Simbol MCCB 
Ini adalah simbil dari MCCB 3 Phase yang biasanya digunakan untuk wiring diagram, terdapat 2 garis pada simbil itu menunjukan pada garis pertama adalah untuk hubung singkat dan pada garis kedua adalah untuk beban lebih atau overlaod.







Perbedaan MCB dan MCCB 
MCCB
- Rating Amper antara 100 - 1000 A.
- Memiliki kA yang besar 36 - 100kA.
- Bisa disetting untuk Rating Amperenya.
- Terdapat tombol Reset
- Bentuknya yang besar


MCB
- Rating Ampere antara 2-100A
- kA hanya 4.5kA
- Tidak bisa disetting untuk Rating Ampere.
- Bentuknya yang kecil.
- Tidak ada tombol reset. 

Sekian artikel tentang circuit breaker yang saya bagi semoga bermanfaat dan terus belajar.

Kami memastikan Kabel anda terstruktur dan bekerja optimal.

Silahkan hubungi Tim kami untuk mendapatkan penawaran Terbaik terkait kebutuhan anda.
CONTACT US : dcim@dayaciptamandiri.com

Comments

  1. Amazingly helpful which you have shared here about OEE Software. I am impressed by the details and also it is a significant article for us. Continue imparting this sort of info, Thank you.

    ReplyDelete
  2. I want to say thanks to you for sharing such fruitful content with us.
    4WD Tractor

    ReplyDelete
  3. Terimakasih kak, atas informasi mengenai kelistrikan yg mudah dipahami oleh orang awam. Maaf, ini saya sedang buat konten channel di You tube, tolong di subscribe, 🙏
    https://youtu.be/WcGI1t1xTb4

    ReplyDelete
  4. Its very good information,
    By the way, i make a content in channel you tube too, can you subscribe my content, please, 🙏

    https://youtu.be/WcGI1t1xTb4

    ReplyDelete
  5. Hello!!
    Useful blog. Thank you for sharing with us.
    tractor

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Alat - Alat Fiber Optic dan Fungsinya

1. Fusion Splicer Fusion splicer atau sering dikenal sebagai alat untuk menyambungkan serat optik ini merupakan salah satu alat yang digunakan untuk menyambungkan sebuah core serat optik, dimana serat tersebut terbuat / berbasis kaca, dan mengimplementasikan suatu daya listrik yang telah dirubah menjadi sebuah media sinar berbentuk laser. Sinar laser tersebut berfungsi untuk memanasi kaca yang terputus pada core sehingga bisa tersambung kembali dengan baik. Perlu kalian ketahui, bahwa fusion splicer ini haruslah memiliki tingkat keakuratan yang cukup tinggi, hal ini ditujukan untuk menghasilkan hasil penyambungan yang sempurna, karena pada saat penyambungan tersebut akan terjadi proses pengelasan media kaca serta peleburan kaca yang akan menghasilkan suatu media, dimana media tersebut akan tersambung dengan utuh tanpa adanya celah-celah, hal ini dikarenakan media tersebut memiliki senyawa yang sama. 2. Stripper Atau Miller Sama seperti kabel - kabel yang lain, salah satunya seperti kab

Cara Menghitung Satuan Volt, Ampere, dan Watt

Sangat penting untuk mengetahui satuan dalam bidang yang ingin anda pahami, dalam bidang listrik untuk mengetahui satuan seperti volt, ampere, dan watt. Ketika anda tidak mengetahui satuan dari bidang listrik ini sama saja dengan tidak tahu dalam teori dasar dan anda sekarang bisa memperlajari dengan jelas dalam artikel saya berikan ini. Saya akan memberikan langkah demi langkah agar mudah untuk dipahami. Pengertian Volt (Voltage) Volt (Voltage) adalah standart satuan listrik yang menunjukan atau menerangkan sebuah nilai tegangan dalam listrik. Volt atau bisa disebut tegangan hanya bisa diukur dengan alat yang bernama voltmeter atau multitester, volt mempunyai bermacam-macam nilai tegangan dan juga tipe atau karekter yang berbeda. Volt Mempunyai 2 tipe atau karakter Volt atau tegangan listrik ini mempunyai jenis 2 tipe yaitu tegangan AC atau bisa disebut tegangan bolak-balik. kemudian tegangan DC (Direct Current) atau bisa disebut dengan tegangan searah. Untuk mengatahui apa itu tegan

Cara Menghitung Ampere Motor 3 dan 1 Phase dengan Rumus Daya

Sering kali, anda menjumpai motor listrik untuk menggerakan mesin pada pabrik - pabrik sekarang dan kebanyakan 85% didalam pabrik menggunakan motor listrik untuk menggerakan mesinnya. motor listrik ada 2 jenis Phase yang pertama adalah 3 phase yang di mana ada tegangan R S T sedangkan yang ke dua adalah 1 Phase dimana motor listrik hanya diberi tegangan phase dan Netral aja, contohnya seperti pumpa air dirumah.     Dari motor - motor tersebut maka anda sangat perlu untuk menghitung amperenya dimana anda membeli motor 1 phase tapi kapasitas rumah anda hanya 450 Watt saja maka anda harus menghitung motor airnya harus di bawah dari 450 Watt. Plate Motor 1 Phase  Diatas adalah name plate motor 1 phase dimana   sudah di ketahui KW dan Amperenya jika hanya di   ketahui KWnya saja bagaimana seperti berikut   menghitungya:  Diket : P : 8 KW = 8 x 1000 = 8000 Watt V : 220V Ditanya : Berapa Nilai Amperenya? Rumus daya  Motor 1 Phase: P = V x I I  = P/V Keterangan : P  : Daya ( Watt ) I   : Arus

Cara Menentukan Ukuran Kabel Instalasi Listrik

Dalam sebuah instalasi listrik di sebuah rumah atau bangunan, penggunaan kabel listrik haruslah diperhatikan betul. Mengingat kesalahan penggunaan dan pemasangan kabel dapat membahayakan manusia atau penghuni rumah. Dalam menggunakan sebuah kabel ini dari anda harus tahu jenis kabel yang akan di pasang, berapa ukuran kabel listrik, luas penampang maupun panjang kabel listrik. Ukuran Kabel Listrik Seperti yang kita ketahui bersama bahwa fungsi sebuah kabel listrik adalah untuk menghantarkan arus listrik dari sumber listrik menuju beban daya suatu alat listrik. Yang dimaksud dengan ukuran kabel lisrik adalah luas penampang kabel . Sehingga setiap ukuran kabel listrik akan menggunakan satuan mm2 . Mengapa menggunakan ukuran kabel yang tepat sangat penting ? karena kesalahan dalam penentuan ukuran kabel dapat menyebabkan resiko yang fatal. Beberapa kode yang sering ditemukan pada sebuah kabel listrik yaitu : 1 X   1,5 mm 1 X   2,5 mm 2 X   1,5 mm 2 X   2,5 mm Keterangan : Angka sebelum kal

Perbedaan Antara KW, KVA, KWH, KVAr

Apa definisi KVA, KW, Watt, KWH, KVar, dan apa perbedaannya? Mungkin kita pernah menjumpai satuan listrik yang terkadang ditulis dengan menggunakan Watt, KW, atau KVA, Dan ini sering menjadi pertanyaan bagi kita, apa sebenarnya perbedaan satuan KW dan KVA, dan berapa 1 kVA, atau mungkin berapa itu 1 KVA KW? Selain itu kita juga sering mendengar istilah KWH, maka pertanyaannya, 1 KWH berapa Watt, atau 1 Kw berapa KWH? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, berikut penjelasan mengenai apa yang dimaksud dengan KVA, KW, Watt, KWH, Kvar, dan apa perbedaannya. Apa yang dimaksud dengan KVA, KW, KVAr, dan KWH? Dalam listrik tiga fasa, terdapat 3 jenis daya listrik yang disebut juga dengan segitiga daya, yaitu: Daya Semu (KVA) Daya Aktif (KW) Daya Reaktif (KVAr) KVA KVA (Kilo Volt Ampere) untuk daya listrik yang tidak terlalu besar biasanya cukup menggunakan satuan daya VA (Volt Ampere). 1 KVA = 1000VA KVA adalah satuan daya listrik yang diperoleh dari perhitungan rumus daya, atau biasa disebut de

Jenis Kabel Listrik beserta Fungsi dan Gambarnya

Berbicara mengenai kabel listrik tentu sangat luas sekali. Kabel listrik sendiri merupakan komponen yang memiliki peran vital dalam berbagai peralatan elektronik yang kita gunakan sehari-hari. Dari kegunaannya, jenis-jenis kabel listrik ini sangat banyak dan beragam. Pemakaian jenis kabel pun harus tepat agar tidak menyebabkan konsleting listrik. Untuk itu penting sekali mengetahui jenis jenis kabel listrik berikut ini. Kabel listrik Kabel listrik merupakan sebuah komponen konduktor yang berfungsi untuk menghantarkan arus listrik ke benda-benda atau peralatan yang membutuhkan energi listrik agar dapat bekerja. Meskipun jenis-jenis kabel listrik sangat banyak, tetapi pada umumnya setiap kabel listrik terdiri dari dua bagian utama, yakni bagian isolator dan bagian konduktor. Bagian-bagian Kabel Listrik Pada kabel listrik, bahan isolator merupakan bahan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik. Pada isolator terdiri dari pembungkus kabel yang memiliki fungsi sebagai pelindung (agar tid

10 Virtual appliances yang memudahkan pekerjaan Anda.

10 virtual appliances that can simplify your job By  Jack Wallen September 27, 2012, 10:43 AM PDT Takeaway:  If you’ve never worked with virtual appliances, you owe it to yourself to check them out. Here are 10 good ones that will give you an idea of what they can do for you. When you need to quickly deploy a server or test a server-based application, one of the best means of doing so is by using a virtual appliance. A virtual appliance is essentially a prebuilt virtual machine of a configured server that offers any number of features or services. There are virtual appliances for ERP, CRM, file serving, groupware, and just about every type of server you can think of. You can download complete operating systems or powerful services built on top of full-blown server OSes. I have rounded up 10 of my favorite turnkey solutions, which you can download and load up into your favorite virtual machine host to deploy or test. Since there are hundreds upon hundreds of these types o

MENGENAL PANEL LISTRIK , JENIS DAN SPESIFIKASINYA

Pengertian Panel Listrik Panel listrik adalah suatu benda berbentuk kubus dengan berbagai ukuran ataupun bervariasi dengan sebelah sisi dibuat lubang selebar hampir sama dengan belakangnya, dan nantinya di baut penutup seperti daun pintu agar bisa dibuka dan ditutup, dan didalam panel tersebut terdapat papan yang dikaitkan dengan sisi belakang pintu di pakai baut yang nantinya papan tersebut dapat dilepas dan dipasang kembali. Pada umumnya panel listrik adalah terbuat dari plat besi dengan ketebalan 0,5 – 1 mm. Biasanya disesuaikan dengan ukuran atau besarnya panel, dan nantinya papan tersebut yang akan digunakan tempat pemasangan komponen-komponen listrik. Fungsi Panel Listrik Fungsi dari panel listrik adalah untuk menempatkan komponen listrik sebagai pendukung dari mesin-mesin listrik agar bisa beroperasi  sesuai dengan prinsip kerja dari mesin listrik itu sendiri. Untuk mengamankan komponen listrik supaya terlindungi dari pengaruh di sekelilingnya. Untuk menata komponen atau rangkai

Pengertian Konektor RJ45 dan Fungsinya Lengkap

 RJ45 adalah konektor kabel ethernet yang kebanyakan memiliki fungsi sebagai konektor pada topologi jaringan komputer LAN (Local Area Network) dan topologi jaringan lainnya. RJ itu sendiri adalah singkatan dari Registered Jack yang merupakan standard peralatan pada jaringan yang mengatur tentang pemasangan kepala konektor dan urutan kabel, yang digunakan untuk menghubungkan 2 atau lebih peralatan telekomunikasi (Telephone Jack) ataupun peralatan jaringan (Computer Networking). Juga merupakan suatu interface fisik dari jaringan kerja (network) , untuk kegunaan telekomunikasi dan komunikasi data. Konektor RJ45 memiliki fungsi untuk memudahkan penggantian pesawat telpon atau memudahkan untuk di pindah-pindah serta mudah untuk di cabut tanpa khawatir tersengat aliran listrik dan menghubungkan konektor LAN melalui sebuah pusat network. Konektor RJ45 memiliki 8 buah pin. Pin pertama terdapat di paling kiri apabila pin RJ45 menghadap ke anda, di ikuti pin nomor 2, 3, 4 dan seterusnya. Cara pe