Skip to main content

APEC Education Ministers Commit to innovation and cooperation in education

May 23, 2012 - 04:09 -

WAM Gyeongju, Korea, 23 May 2012 (WAM) - APEC Education Ministers today pledged to decisively foster greater innovation and strengthen cooperation in the region's education systems to ensure that growth reaches all citizens.

Meeting in Gyeongju, the Ministers acknowledged the digital divide that exists within APEC economies, but stressed that enhancing information and communication technology (ICT) use in education will be key to achieving APEC's education goals and to sustaining economic growth.

The Chair of the 5th APEC Education Ministerial Meeting, Ju-Ho Lee, Korea's Minister of Education, Science and Technology, and the APEC Education Ministers present, issued a joint statement that pledged to "fostering regional innovative growth, promoting future skills suitable for the global society, creating innovative instructional delivery systems, and fostering more collaborative policy decisions that provide for our common fulfillment." With Russia as host of APEC in 2012, fostering innovative growth has been identified as a key priority - together with expanding regional economic integration, strengthening food security, and establishing reliable supply chains.

"We are witnessing endless potential of ICT use in education," said Korean Minister Lee in his keynote address when he opened the meeting.

"ICT is no longer confined as a method of efficient information exchange - it is now an essential tool for problem solving and critical thinking," he added.

The Ministers also agree that "educational cooperation is an essential driving force for sustainable, secure, inclusive, innovative, and balanced growth" - the key attributes of the APEC Leaders' Growth Strategy.

"Educational cooperation in the APEC region should not be limited to simple information exchange, but rather it needs to grow and expand to a deeper level of cooperation for all people and institutions in the APEC region," explained Minister Lee.

APEC Education Ministers also recognized that increased cooperation among education providers, businesses, and other stakeholders is needed to overcome global and regional challenges, including reducing economic and digital divides.

Addressing the Ministers, Russia's Deputy Minister of Education and Science, Sergei Ivanets emphasized that "cooperative education is an integral part of fostering regional innovative growth." "In order to have competitive economies and citizens, who feel comfortable in the modern world, we must unceasingly improve our educational systems," he added.

The conclusions of the meeting will be reported to APEC Economic Leaders when they meet in September in Vladivostok, Russia. APEC Ministers of Trade and Foreign Affairs will also be provided with a report on the practical actions that will advance the educational goals set here on Wednesday.

Comments

Popular posts from this blog

Timer AC bergantian

Bagaimana sich prinsip kerja AC yang bergantian? Seperti yang terangkai pada ACPDB, yang kita butuhkan adalah 1 buah timer dan 2 buah kontaktor. Pada dasarnya rangkaiannya adalah seperti gambar diatas. Seperti kita ketahui, timer dan kontaktor akan bekerja apabila mendapatkan catuan 220 V. Pada timer catuan bisa dikoneksikan di lubang “L” dan “N”, sedang pada kontaktor dilubang “A1” dan “A2”. Itulah kenapa pada saat mati listrik komponen2 tersebut tidak bekerja. Timer berfungsi sebagai switch dari 2-1 atau 2-3 dan lubang “2” sebagai sumber yang dialiri arus listrik. Sesuai namanya alat ini akan bergantian dari 2-1 atau 2-3 berdasarkan waktu yang sudah kita atur pada sirip biru. Satu sirip merepresentasikan 30 menit. Sedang pada kontaktor untuk tipe Telemecanique, sumbu-sumbu saklarnya adalah 1-2, 3-4, 5-6, NO-NO, NC-NC.  Jika “A1” dan “A2” tidak dicatu maka 1-2 (open), 3-4 (open), 5-6 (open), NO-NO (open), NC-NC (close/terhubung). Dan bila “A1” dan “A2” dicatu  maka 1-2 (close), 3-4 (clo…

Contoh Panduan Standarisasi Area Data Center

Berikut adalah contoh Panduan Standarisasi Area Data Center

PANDUAN - IK Standarisasi Area Data Center Article Number: 49 | Rating: Unrated | Last Updated: Mon, Nov 25, 2013 at 2:13 PM BAB I KEBIJAKAN
1.1.Area Data Center
Areadata center termasuk aset vital perusahaan dan diperlakukan sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan dalam Sistem Manajemen Pengamanan Perusahaan.

Seksi Jaringan bertanggungjawab terhadap pengamanan fisik dan logik. sedangkan fungsi Sekuriti terhadap pengamanan fisik.


1.2.Pertimbangan Dalam Hal Penentuan Lokasi Area Data Center
Beberapa pertimbangan yang harus ada dalam menentukan lokasi ruang data center, yaitu :

1.Memungkinkan untuk pengembangan yang memadai, misalnya mempertimbangkan pengembangan untuk jangka waktu 5 (lima) tahun ke depan.
2.Mempertimbangkan ruang yang tidak "terlalu” banyak dilalui untuk operasional lain, namun tetap dapat dijangkau dengan mudah.
3.Memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan pekerja.
4.Memenuhi persyaratan sebagaimana yang …

Mendesigns dan Menghitung UPS untuk Data Center

Mendesigns dan Menghitung UPS untuk Data Center UPS dan data center mungkin bisa di sebut sayur tanpa garam, hambar jika tidak saling melengkapi. 
Tapi untuk menentukan kebutuhan akan UPS data centerperlu perhitungan yang matang agar UPS dan server tetap awet dan selalu ON 24 jam. banyak sekali jenis UPS dan daya yang di tawarkan. Kita harus menghitung kebutuhan beban keseluruhan server agar ketika listrik down UPS dapat menghandle beberapa detik untuk listrik pindah ke genset begitu pula sebaliknya, Oke untuk menentukan itu semua tentukan dulu jenis UPS yang akan anda gunakan.
Oke kita sedikit belajar dulu tentang UPS :)
PRINSIP KERJA UPS Setiap PC membutuhkan daya listrik. Apabila aliran listrik (main power) terputus, PC akan mati (tidak berfungsi). Fungsi dasar UPS (Uninterruptible Power Supply) adalah menyediakan suplai listrik SEMENTARA ke beban (PC) tanpa terputus pada saat main power tidak bekerja agar seluruh proses dapat dihentikan dengan benar, seluruh data dapat disimpan den…