Skip to main content

Translate

Reputasi Universitas di Asia Meningkat di Dunia

Penulis:

Kamis, 7 Maret 2013 | 08:21 AM

China mengirimkan dua universitasnya ke dalam 100 peringkat atas.
Photo: dok.BBC Indonesia/Getty

KOMPAS.com - Beberapa universitas di Asia mulai bersaing dengan universitas-universitas di negara Barat, seperti yang terlihat dalam peringkat reputasi universitas dunia yang diterbitkan Majalah Times Higher Education (THE), terbitan Inggris.

Peringkat sepuluh teratas memang masih tetap didominasi oleh universitas terkemuka di Amerika Serikat dan Inggris. Harvard University berada di peringkat satu disusul oleh Massachusetts Institute of Technology, MIT. Sementara dua Klik universitas Inggris, Cambridge dan Oxford menduduki peringkat tiga dan empat.

Namun Tokyo University masuk dalam sepuluh besar di peringkat sembilan dan jika dilihat dari 100 besar, terlihat lebih banyak universitas di Asia dalam tiga tahun terakhir. Jepang, misalnya, memasukkan lima universitasnya dalam 100 besar sementara Singapura dan Hong Kong masing-masing tiga universitas sedangkan Cina dan Korea masing-masing dua dan Taiwan mengirim satu universitas.

Kecenderungan peningkatan

Sebaliknya tiga universitas Inggris terlempar dari 100 besar sejak tahun 2011. Tahun 2011, ketika daftar diterbitkan pertama kali, terdapat 12 universitas Inggris dalam 100 peringkat atas namun kemudian berkurang dua setahun kemudian dan berkurang satu lagi tahun ini.

Kecenderungan peningkatan kualitas Klik pendidikan tinggi di kawasan Asia ditegaskan oleh Editor THE, Phil Baty.

"Kita melihat sebuah kecenderungan naiknya universtas-universitas Asia, membuat mereka lebih dikenal secara global."

"Beberapa universitas Inggris kehilangan status jika diperbandingkan dan antara lain karena kesadaran di kalangan beberapa pemerintah Asia bahwa menyediakan dana untuk universitas adalah vital untuk perekonomian," tambahnya.

Times Higher Education merupakan majalah khusus yang membahas isu-isu pendidikan di Inggris dan di dunia. Daftar peringkat universitas disusun berdasarkan survei atas para akademisi termuka dengan pertanyaan yang didasarkan pada dampak dari universitas yang dimaksud.


Universitas Asia dalam 50 besar
(Sumber: Times Higher Education)

9. University of Tokyo
22. National University of Singapore
23. Kyoto University
35. Tsinghua University
36. The University of Hong Kong
41. Seoul National University
45. Peking University
build-access-manage at dayaciptamandiri.com

Comments

Popular posts from this blog

Timer AC bergantian

Bagaimana sich prinsip kerja AC yang bergantian? Seperti yang terangkai pada ACPDB, yang kita butuhkan adalah 1 buah timer dan 2 buah kontaktor. Pada dasarnya rangkaiannya adalah seperti gambar diatas. Seperti kita ketahui, timer dan kontaktor akan bekerja apabila mendapatkan catuan 220 V. Pada timer catuan bisa dikoneksikan di lubang “L” dan “N”, sedang pada kontaktor dilubang “A1” dan “A2”. Itulah kenapa pada saat mati listrik komponen2 tersebut tidak bekerja. Timer berfungsi sebagai switch dari 2-1 atau 2-3 dan lubang “2” sebagai sumber yang dialiri arus listrik. Sesuai namanya alat ini akan bergantian dari 2-1 atau 2-3 berdasarkan waktu yang sudah kita atur pada sirip biru. Satu sirip merepresentasikan 30 menit. Sedang pada kontaktor untuk tipe Telemecanique, sumbu-sumbu saklarnya adalah 1-2, 3-4, 5-6, NO-NO, NC-NC.  Jika “A1” dan “A2” tidak dicatu maka 1-2 (open), 3-4 (open), 5-6 (open), NO-NO (open), NC-NC (close/terhubung). Dan bila “A1” dan “A2” dicatu  maka 1-2 (close), 3-4 (clo…

Pemilihan jenis modul AMF (Automatic Main Failure)

Pemilihan jenis modul AMF (Automatic Main Failure)

Dari sekian banyak jenis modul yang ada dipasaran, kami menawarkan beberapa alternatif untuk jenis modul AMF yang dapat kami sediakan. antara lain menggunakan modul dari DEEPSEA, smart relay atau timer. tentunya dengan beragam pilihan tersebut ada beberapa keuntungan atau kelebihan dari masing masing modul tersebut. sebagai misal menggunakan modul AMF dari DEEPSEA akan sangat cocok jika modul ini dapat berinterakasi langsung dengan genset. terutama jika mesin genset belum dilengkapi genset controller dan masih mengandalkan panel genset manual. untuk pabrikan genset sekarang ini pada panel genset sudah dilengkapi dengan AMF, sehingga tidak perlu panel AMF - ATS dengan menggunakan modul DEEPSEA atau sejenisnya. sehingga dalam pemilihanya dapat menggunakan timer, smart relay atau produk lain seperti ATS controller C20 dari socomec.


Modul DEEPSEA 4420

AMF Module DSE 4420 Modul ini memiliki banyak fitur antara lain ; Start / stop gensetDigital …

Contoh Panduan Standarisasi Area Data Center

Berikut adalah contoh Panduan Standarisasi Area Data Center

PANDUAN - IK Standarisasi Area Data Center Article Number: 49 | Rating: Unrated | Last Updated: Mon, Nov 25, 2013 at 2:13 PM BAB I KEBIJAKAN
1.1.Area Data Center
Areadata center termasuk aset vital perusahaan dan diperlakukan sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan dalam Sistem Manajemen Pengamanan Perusahaan.

Seksi Jaringan bertanggungjawab terhadap pengamanan fisik dan logik. sedangkan fungsi Sekuriti terhadap pengamanan fisik.


1.2.Pertimbangan Dalam Hal Penentuan Lokasi Area Data Center
Beberapa pertimbangan yang harus ada dalam menentukan lokasi ruang data center, yaitu :

1.Memungkinkan untuk pengembangan yang memadai, misalnya mempertimbangkan pengembangan untuk jangka waktu 5 (lima) tahun ke depan.
2.Mempertimbangkan ruang yang tidak "terlalu” banyak dilalui untuk operasional lain, namun tetap dapat dijangkau dengan mudah.
3.Memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan pekerja.
4.Memenuhi persyaratan sebagaimana yang …