Skip to main content

Tips Memilih Alat Pemadam


Mengerti mengenai kelas-kelas kebakaran


Kelas kebakaran: Ada tiga kelas dasar kebakaran. Semua alat pemadam kebakaran diberi label dengan simbol standar untuk kelas kebakaran yang dapat dipadamkan. 

Kelas A

Simbol Kebakaran Kelas A
Kebakaran pada medium padat yang mudah terbakar seperti kayu, kain, kertas, karet, dan banyak plastik.

Kelas B

Simbol Kebakaran Kelas B
Cairan mudah terbakar seperti bensin, minyak, lemak, tar, cat berbahan dasar minyak, pernis.

Kelas C

Simbol Kebakaran Kelas C
Peralatan listrik termasuk kabel, kotak sekering, pemutus sirkuit, komputer, dan gas yang mudah terbakar.


Mengetahui tentang isi alat pemadam


Dry Chemicals Powder

Tabung ABC Powder
Klasifikasi: Multifungsi (Benda Padat, Cair, dan Gas)

CO2

Tabung CO2
Klasifikasi: Minyak, Gas, Mesin, dan Perlengkapan Listrik

Foam

Tabung Foam
Klasifikasi: Kayu, Kertas, Kain, Minyak/Bensin

NAF / Halotron / AF 11

Halon Free
Klasifikasi: Multifungsi, dan Tidak Meninggalkan Sisa


Menentukan ukuran APAR yang sesuai untuk Anda


Ukuran-Ukuran Tabung Alat Pemadam 

1-2 Kg

Terbaik untuk: ditempatkan di dalam mobil.

3-5 Kg

Terbaik untuk: rumah tinggal, kamar, dan ruangan kantor yang bersekat.

6-15 Kg

Terbaik untuk:
• Garasi atau workshop di rumah, di mana api mungkin bertambah besar sebelum terlihat.
• Koridor dan Aula gedung.
• Ruang Elektrikal, Genset, dan Panel Listrik.

20 Kg ++

Terbaik untuk: Industri, Area Produksi, dan Gardu Listrik


Menghitung Kebutuhan Penempatan Pemadam Berdasarkan Luas Bangunan/Area


Untuk menghitung jumlah kebutuhan Tabung Alat Pemadam yang akan kita aplikasikan pada area dengan luas area tertentu, kita bisa mengikuti acuan dari National Fire Protection Association (NFPA), NFPA 10 : Standard for Portable Fire Extinguishers. 

Dalam standarisasi tersebut, menjelaskan bagaimana meng-estimasi kebutuhan, dan posisi/peletakan tabung APAR, serta pemeliharaannya. Disamping itu, pemerintah kita juga telah menetapkan suatu aturan sejenis. 

Suatu aturan yang lebih dominan untuk men-standarisasi-kan, guna mencegah dan mengantisipasi gejala terjadinya kebakaran yang lebih besar di Indonesia, adalah Peraturan dari Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, tentang Syarat-syarat Pemasangan dan Pemeliharaan Alat Pemadam Api Ringan. 

Tabung APAR, sebaiknya diletakkan di tiap-tiap area yang disekitarnya terdapat barang-barang yang bernilai dan yang memang pada area tersebut juga berpotensi kebakaran. Jadi apa salahnya jika setiap area di lingkungan Anda disediakan Tabung Pemadam, sebagai proteksi dini dari bahaya kebakaran. 

Tetapi walaupun begitu, sesuai peraturan dari Dinas Pemadam Kebakaran, peletakan tiap-tiap tabung, disesuaikan pada luasan area ataupun ruangan yang akan dicover. 

Perkantoran, Koridor, Aula 

Penempatan APAR di Koridor


Misalnya seperti untuk setiap luas ruang 200 M2, harus disediakan 1 unit tabung Alat Pemadam Api Ringan type ABC Dry Chemical Powder atau Multipurpose Dry Chemical Powder, berkapasitas 6 Kg. Dengan jarak per-tiap unit, interval 20 meter. Ini berlaku untuk ruangan terbuka/ruangan terusan, misalnya seperti koridor atau aula. 

Ruangan Berpartisi, Ruang Kantor, Kamar Tidur 

Penempatan APAR di Kantor


Untuk ruangan berpartisi, seperti ruangan kantor, kamar tidur atau semacamnya, direkomendasikan untuk menyediakan 1 unit Tabung Pemadam Kebakaran type ABC berkapasitas 3 Kg. 

Ruang Elektrikal, Genset, Panel Listrik 

Selanjutnya beralih ke ruangan/area Mekanikal & Elektrical. Untuk area berskala kecil, cukup menyediakan 1 unit tabung type ABC Dry Chemical Powder berkapasitas 4 Kg, dan 1 unit tabung Alat Pemadam Api type Carbon Dioxide CO2 berkapasitas 6,8 Kg. 

Industri, Area Produksi, Gardu Listrik 

Ruangan seperti ini, sangat berpotensi besar untuk terjadinya kebakaran. Jika dilihat dari sisi pengoperasiannya, aktifitas arus listrik dan panas yang terus menerus, sangat berpotensi besar untuk terjadinya kebakaran. Mengantisipasi hal tersebut, memang sudah seharusnya untuk menyediakan sarana pencegahan dini dari bahaya kebakaran. 

Kami rekomendasikan untuk menggunakan setidaknya 1 unit APAR type ABC Dry Chemical Powder berkapasitas 9 Kg, 1 unit Fire Extinguisher Trolley Wheeled type ABC Dry Chemical Powder berkapasitas 50 Kg, dan 1 unit Fire Extinguisher Trolley Wheeled type Carbon Dioxide (CO2) berkapasitas 9 Kg. 

Selain itu perlu juga untuk diperhatikan masalah peletakan setiap tabung Alat Pemadam tersebut. 

  1. Disetiap unit, hendaklah diberi label berupa stiker yang mudah terlihat dan terbaca.
  2. Diletakkan di setiap akses pintu keluar, akses turun pintu tangga darurat atau ditempat yang dianggap setrategis, mudah untuk dijangkau dalam waktu yang efisien.
  3. Jika tabung digantung di dinding menggunakan bracket, jarak ketinggian ideal dari lantai adalah 120cm.

Comments

Popular posts from this blog

Cara Menghitung Satuan Volt, Ampere, dan Watt

Sangat penting untuk mengetahui satuan dalam bidang yang ingin anda pahami, dalam bidang listrik untuk mengetahui satuan seperti volt, ampere, dan watt. Ketika anda tidak mengetahui satuan dari bidang listrik ini sama saja dengan tidak tahu dalam teori dasar dan anda sekarang bisa memperlajari dengan jelas dalam artikel saya berikan ini. Saya akan memberikan langkah demi langkah agar mudah untuk dipahami. Pengertian Volt (Voltage) Volt (Voltage) adalah standart satuan listrik yang menunjukan atau menerangkan sebuah nilai tegangan dalam listrik. Volt atau bisa disebut tegangan hanya bisa diukur dengan alat yang bernama voltmeter atau multitester, volt mempunyai bermacam-macam nilai tegangan dan juga tipe atau karekter yang berbeda. Volt Mempunyai 2 tipe atau karakter Volt atau tegangan listrik ini mempunyai jenis 2 tipe yaitu tegangan AC atau bisa disebut tegangan bolak-balik. kemudian tegangan DC (Direct Current) atau bisa disebut dengan tegangan searah. Untuk mengatahui apa itu tegan

Alat - Alat Fiber Optic dan Fungsinya

1. Fusion Splicer Fusion splicer atau sering dikenal sebagai alat untuk menyambungkan serat optik ini merupakan salah satu alat yang digunakan untuk menyambungkan sebuah core serat optik, dimana serat tersebut terbuat / berbasis kaca, dan mengimplementasikan suatu daya listrik yang telah dirubah menjadi sebuah media sinar berbentuk laser. Sinar laser tersebut berfungsi untuk memanasi kaca yang terputus pada core sehingga bisa tersambung kembali dengan baik. Perlu kalian ketahui, bahwa fusion splicer ini haruslah memiliki tingkat keakuratan yang cukup tinggi, hal ini ditujukan untuk menghasilkan hasil penyambungan yang sempurna, karena pada saat penyambungan tersebut akan terjadi proses pengelasan media kaca serta peleburan kaca yang akan menghasilkan suatu media, dimana media tersebut akan tersambung dengan utuh tanpa adanya celah-celah, hal ini dikarenakan media tersebut memiliki senyawa yang sama. 2. Stripper Atau Miller Sama seperti kabel - kabel yang lain, salah satunya seperti kab

Cara Menghitung Ampere Motor 3 dan 1 Phase dengan Rumus Daya

Sering kali, anda menjumpai motor listrik untuk menggerakan mesin pada pabrik - pabrik sekarang dan kebanyakan 85% didalam pabrik menggunakan motor listrik untuk menggerakan mesinnya. motor listrik ada 2 jenis Phase yang pertama adalah 3 phase yang di mana ada tegangan R S T sedangkan yang ke dua adalah 1 Phase dimana motor listrik hanya diberi tegangan phase dan Netral aja, contohnya seperti pumpa air dirumah.     Dari motor - motor tersebut maka anda sangat perlu untuk menghitung amperenya dimana anda membeli motor 1 phase tapi kapasitas rumah anda hanya 450 Watt saja maka anda harus menghitung motor airnya harus di bawah dari 450 Watt. Plate Motor 1 Phase  Diatas adalah name plate motor 1 phase dimana   sudah di ketahui KW dan Amperenya jika hanya di   ketahui KWnya saja bagaimana seperti berikut   menghitungya:  Diket : P : 8 KW = 8 x 1000 = 8000 Watt V : 220V Ditanya : Berapa Nilai Amperenya? Rumus daya  Motor 1 Phase: P = V x I I  = P/V Keterangan : P  : Daya ( Watt ) I   : Arus

Pengertian Konektor RJ45 dan Fungsinya Lengkap

 RJ45 adalah konektor kabel ethernet yang kebanyakan memiliki fungsi sebagai konektor pada topologi jaringan komputer LAN (Local Area Network) dan topologi jaringan lainnya. RJ itu sendiri adalah singkatan dari Registered Jack yang merupakan standard peralatan pada jaringan yang mengatur tentang pemasangan kepala konektor dan urutan kabel, yang digunakan untuk menghubungkan 2 atau lebih peralatan telekomunikasi (Telephone Jack) ataupun peralatan jaringan (Computer Networking). Juga merupakan suatu interface fisik dari jaringan kerja (network) , untuk kegunaan telekomunikasi dan komunikasi data. Konektor RJ45 memiliki fungsi untuk memudahkan penggantian pesawat telpon atau memudahkan untuk di pindah-pindah serta mudah untuk di cabut tanpa khawatir tersengat aliran listrik dan menghubungkan konektor LAN melalui sebuah pusat network. Konektor RJ45 memiliki 8 buah pin. Pin pertama terdapat di paling kiri apabila pin RJ45 menghadap ke anda, di ikuti pin nomor 2, 3, 4 dan seterusnya. Cara pe

MENGENAL PANEL LISTRIK , JENIS DAN SPESIFIKASINYA

Pengertian Panel Listrik Panel listrik adalah suatu benda berbentuk kubus dengan berbagai ukuran ataupun bervariasi dengan sebelah sisi dibuat lubang selebar hampir sama dengan belakangnya, dan nantinya di baut penutup seperti daun pintu agar bisa dibuka dan ditutup, dan didalam panel tersebut terdapat papan yang dikaitkan dengan sisi belakang pintu di pakai baut yang nantinya papan tersebut dapat dilepas dan dipasang kembali. Pada umumnya panel listrik adalah terbuat dari plat besi dengan ketebalan 0,5 – 1 mm. Biasanya disesuaikan dengan ukuran atau besarnya panel, dan nantinya papan tersebut yang akan digunakan tempat pemasangan komponen-komponen listrik. Fungsi Panel Listrik Fungsi dari panel listrik adalah untuk menempatkan komponen listrik sebagai pendukung dari mesin-mesin listrik agar bisa beroperasi  sesuai dengan prinsip kerja dari mesin listrik itu sendiri. Untuk mengamankan komponen listrik supaya terlindungi dari pengaruh di sekelilingnya. Untuk menata komponen atau rangkai

Mengenal Pengertian PoE dan Fungsi PoE ( Power Over Ethernet )

Mengenal Pengertian PoE dan Fungsi PoE (Power Over Ethernet) PoE merupakan Singkatan dari Power Over Ethernet. POE sendiri bisa diartikan sebagai penyaluran tenaga listrik menggunakan kabel jaringan atau kabel Ethernet. Dimana listrik selanjutnya dialirkan memanfaatkan kabel twisted pair, baik UTP atau STP sebagai media transmisi daya. POE ini sangat bermanfaat. Terutama saat melakukan instalasi perangkat wireless di luar ruangan ataupun di dalam ruangan yang besar. Dimana dengan menggunakan POE, Anda tidak harus melakukan penarikan kabel power yang tentu cukup merepotkan dan memakan biaya. POE dengan standar IEEE 802.3af menjadi POE yang umum dgunakan. POE dengan standar ini memiliki maksimum power per port sebesar 15,4 W. Tetapi kini ada pula POE dengan standar baru berupa IEEE 802.3at yang memiliki maksimum power per port lebih besar, yakni mencapai 34,2 W. POE standar baru ini dihadirkan seperlu mendukung perangkat-perangkat baru. Dimana dewasa ini sebagian besar perangkat wireless

Pengertian Dan Fungsi Optical Distribution Point Atau ODP

  Memahami ODP Jaringan Akses Fiber Optik. Dikala ini telkom sudah gencar melaksanakan realisasi jaringan indihome fiber, yang mana teknologi yang digunakan oleh produk indihome merupakan teknologi jaringan GPON dengan mengadopsi media penghantar informasi suatu serat optik ataupun yang lebih diketahui dengan nama Fiber Optic( FO). Hanya menegaskan kembali, kalau saat sebelum bergeser ke indihome, telkom mempunyai produk layanan internet yang diucap Speedy dengan memakai teknologi jaringan ADSL serta masih menggunakan media suatu suatu kawat tembaga bagaikan media penghantar informasi dan mempunyai kecapatan optimal sampai 5 Mbps. Serta buat dikala ini pihak telkom sudah melaksanakan revolusi digital dengan mengusung produk yang bernama Indihome yang mencampurkan layanan Internet, IPTV, serta Telepon Rumah ataupun yang sering di dengar dengan layanan Triple Play Fiber Optic. Share postingan kali ini hendak mangulas sebagian fitur jaringan yang digunakan buat menunjang layanan fiber opt

Komponen Panel Listrik

Komponen sangat banyak untuk membentuk sebuah panel listrik, disini anda akan mempelajari sebuah komponen listrik yang lengkap dan sangat terperinci. Komponen listrik nantinya terdiri dari komponen power, komponen indicator, komponen control, dan komponen pengaman. 1. Miniatur Circuit Breaker (MCB) MCB atau Miniature Circuit Breaker adalah sebuah komponen listrik yang berguna untuk mengamankan beban lebih Atau hubung singkat (Short Circuit) yang disebebkan oleh lonjakan listrik yang tidak disengaja maupun  disengaja. Contoh Short Circuit yang disengaja, Memasukan 2 buah kabel phase dan netral pada stok kontak dan di sambungan kabel tersebut. Maka akan keluar sebuah percikan api jika MCB msh belum trip, jika MCB bagus makan percikan api tidak sebesar dengan MCB yang kurang bagus atau sudah lama dipakai. Contoh Short Circuit tidak disengaja seperti, anda mempunyai pompa air tiba-tiba pompa air tersebut tidak bisa jalan dan keluar sebuah asap atau bau terbakar. Kemudian MCB dirumah anda t

Fungsi dan Cara Setting MCCB ( Moulded Case Circuit Breaker )

Mengulas lebih dalam tentang MCCB - dunia listrik sangat banyak sekali peralatan listrik sebagai pengaman untuk keselamatan dari bahaya listrik maupun untuk mengamankan sebuah motor dan peralatan listrik lainya dari bahaya short circuit. Apa itu MCCB ? MCCB adalah singkatan dari Moulded Case Circuit Breaker, sebagai pengaman terjadinya hubung singkat short circuit dan beban lebih overload agar tidak terjadinya kerusakan pada motor listrik maupun kebakaran yang disebabkan oleh short circuit yang selalu menimbulkan bunga api. MCCB biasanya digunakan oleh industri karena MCCB hanya untuk pengaman listrik 3 phase, dan motor listrik industri juga menggunakan listrik 3 phase, jadi jika anda ingin bertemu apa itu namanya mccb dan dan digunakan untuk apa mampir deh pabrik terdekat dan minta tolong untuk dilihatkan apa itu mccb. Pole MCCB Mccb memiliki macam – macam pole: 1 Pole, 2 Pole, 3 Pole, 4 Pole Mccb memiliki macam – macam kA: 36kA, 50kA, 85kA, 100kA Karakter MCCB - Hanya menggunakan 3 p

Jenis Kabel Listrik beserta Fungsi dan Gambarnya

Berbicara mengenai kabel listrik tentu sangat luas sekali. Kabel listrik sendiri merupakan komponen yang memiliki peran vital dalam berbagai peralatan elektronik yang kita gunakan sehari-hari. Dari kegunaannya, jenis-jenis kabel listrik ini sangat banyak dan beragam. Pemakaian jenis kabel pun harus tepat agar tidak menyebabkan konsleting listrik. Untuk itu penting sekali mengetahui jenis jenis kabel listrik berikut ini. Kabel listrik Kabel listrik merupakan sebuah komponen konduktor yang berfungsi untuk menghantarkan arus listrik ke benda-benda atau peralatan yang membutuhkan energi listrik agar dapat bekerja. Meskipun jenis-jenis kabel listrik sangat banyak, tetapi pada umumnya setiap kabel listrik terdiri dari dua bagian utama, yakni bagian isolator dan bagian konduktor. Bagian-bagian Kabel Listrik Pada kabel listrik, bahan isolator merupakan bahan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik. Pada isolator terdiri dari pembungkus kabel yang memiliki fungsi sebagai pelindung (agar tid