Skip to main content

Translate

ADOPSI CLOUD TUMBUH HINGGA 36%

ADOPSI CLOUD TUMBUH HINGGA 36%

Rubrik Digital Economy
26 Mei 2016 09:04:00 WIB
WE Online, Jakarta - Tren digitalisasi pada bidang ekonomi telah ikut mendorong peningkatan adopsi cloud di Tanah Air. Berdasarkan data IDC, adopsi cloud di Indonesia dipekirakan tumbuh dengan kisaran 22%-36%. Adapun total jumlah pengeluaran untuk solusi cloud pada tahun 2015 berjumlah $ 230 juta dolar, sementara itu pekiraan pengeluaran untuk cloud pada tahun 2016 senilai $ 307 juta , dan untuk tahun 2017 bekisar $ 378 juta.
Menurut Erwin Yusran dari Dell Indonesia hingga saat ini adopsi private cloud masih mendominasi penggunaan jasa cloud, dan itu dipengaruhi adanya sejumlah barier dalam pemakaian cloud di Tanah Air.
"Kalau pemerintah atau banking masih di private cloud soalnya dipengaruhi kedaulatan informasi serta aturan data center. Namun di small medium business (smb) lebih banyak di public cloud, dan memang mendominasi sektor ini. Tapi kedepanya secara natural berpotensi akan di dominasi public cloud," terangnya kepada Warta Ekonomi, di Kantor Dell Indonesia, Kamis (24/6/2016).
Erwin yang kini menjabat sebagai Country Business Manager Enterprise Solution Group di Indonesia tersebut menambahkan, pelaku usaha melirik cloud dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesederhanaan operasional yang berujung efesiensi dan unsur security.
"Adopsi cloud tentunya memberikan manfaat misalnya unsur flexibelity, agility, mobility dan tentunya juga faktor efisiensi dan pengurangan biaya," pungkasnya.
Penulis: Febri Kurnia
Editor: Cahyo Prayogo
Foto: Febri Kurnia
Tag: DellCloud

Comments

Popular posts from this blog

Timer AC bergantian

Bagaimana sich prinsip kerja AC yang bergantian? Seperti yang terangkai pada ACPDB, yang kita butuhkan adalah 1 buah timer dan 2 buah kontaktor. Pada dasarnya rangkaiannya adalah seperti gambar diatas. Seperti kita ketahui, timer dan kontaktor akan bekerja apabila mendapatkan catuan 220 V. Pada timer catuan bisa dikoneksikan di lubang “L” dan “N”, sedang pada kontaktor dilubang “A1” dan “A2”. Itulah kenapa pada saat mati listrik komponen2 tersebut tidak bekerja. Timer berfungsi sebagai switch dari 2-1 atau 2-3 dan lubang “2” sebagai sumber yang dialiri arus listrik. Sesuai namanya alat ini akan bergantian dari 2-1 atau 2-3 berdasarkan waktu yang sudah kita atur pada sirip biru. Satu sirip merepresentasikan 30 menit. Sedang pada kontaktor untuk tipe Telemecanique, sumbu-sumbu saklarnya adalah 1-2, 3-4, 5-6, NO-NO, NC-NC.  Jika “A1” dan “A2” tidak dicatu maka 1-2 (open), 3-4 (open), 5-6 (open), NO-NO (open), NC-NC (close/terhubung). Dan bila “A1” dan “A2” dicatu  maka 1-2 (close), 3-4 (clo…

Pemilihan jenis modul AMF (Automatic Main Failure)

Pemilihan jenis modul AMF (Automatic Main Failure)

Dari sekian banyak jenis modul yang ada dipasaran, kami menawarkan beberapa alternatif untuk jenis modul AMF yang dapat kami sediakan. antara lain menggunakan modul dari DEEPSEA, smart relay atau timer. tentunya dengan beragam pilihan tersebut ada beberapa keuntungan atau kelebihan dari masing masing modul tersebut. sebagai misal menggunakan modul AMF dari DEEPSEA akan sangat cocok jika modul ini dapat berinterakasi langsung dengan genset. terutama jika mesin genset belum dilengkapi genset controller dan masih mengandalkan panel genset manual. untuk pabrikan genset sekarang ini pada panel genset sudah dilengkapi dengan AMF, sehingga tidak perlu panel AMF - ATS dengan menggunakan modul DEEPSEA atau sejenisnya. sehingga dalam pemilihanya dapat menggunakan timer, smart relay atau produk lain seperti ATS controller C20 dari socomec.


Modul DEEPSEA 4420

AMF Module DSE 4420 Modul ini memiliki banyak fitur antara lain ; Start / stop gensetDigital …

Contoh Panduan Standarisasi Area Data Center

Berikut adalah contoh Panduan Standarisasi Area Data Center

PANDUAN - IK Standarisasi Area Data Center Article Number: 49 | Rating: Unrated | Last Updated: Mon, Nov 25, 2013 at 2:13 PM BAB I KEBIJAKAN
1.1.Area Data Center
Areadata center termasuk aset vital perusahaan dan diperlakukan sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan dalam Sistem Manajemen Pengamanan Perusahaan.

Seksi Jaringan bertanggungjawab terhadap pengamanan fisik dan logik. sedangkan fungsi Sekuriti terhadap pengamanan fisik.


1.2.Pertimbangan Dalam Hal Penentuan Lokasi Area Data Center
Beberapa pertimbangan yang harus ada dalam menentukan lokasi ruang data center, yaitu :

1.Memungkinkan untuk pengembangan yang memadai, misalnya mempertimbangkan pengembangan untuk jangka waktu 5 (lima) tahun ke depan.
2.Mempertimbangkan ruang yang tidak "terlalu” banyak dilalui untuk operasional lain, namun tetap dapat dijangkau dengan mudah.
3.Memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan pekerja.
4.Memenuhi persyaratan sebagaimana yang …