Skip to main content

Translate

How to benefit from the same network structure used by social media giants

How to benefit from the same network structure used by social media giants

How to benefit from the same network structure used by social media giants
If you’ve heard the buzz in the networking world lately, or if you’ve been paying attention to the back-to-back launches by Cumulus Networks as of late, then you’ve probably heard the term, “web-scale networking.”
But what does that actually mean?
The term web-scale networking is inspired by data center giants like Facebook and Google. The industry looked at data centers like theirs and asked, “what are they doing that we can mimic at a smaller scale?” By analyzing these organizations and the benefits they receive from their tactics, the term “web-scale” was born. Essentially, web-scale refers to the hyperscale website companies that have built private, efficient and scalable cloud environments.
Web-scale networking: a definition
Web-scale networking is simply a modern architectural approach to infrastructure. The differentiating components are taken from the key requirements that large data center operators use to build smart networks. Businesses can design cost-effective, agile networks for the modern era by adhering to these three constructs:
  • Open and modular – Edgecore
  • Intelligence in software – Cumulus Linux
  • Scalable and efficient – Edgecore + Cumulus Linux
These three constructs essentially comprise web-scale networking.
While compute has advanced through leaps and bounds with the convergence to private, public and hybrid clouds, networking has notoriously lagged behind. An open networking philosophy brings traditional networking up to par with the advancements of a web-based approach. Open, web-scale networking provides automation, accuracy and cost-savings to the data center.
Tactical benefits of open, web-scale networking with Edgecore
Automation is more accessible, and more powerful, than ever
Open networking allows organizations to choose the ideal hardware and software for their budget and needs. This means you can use existing automation software or integrate something new. With an open environment, it’s easy to standardize protocols, identify issues and create a unified stack that communicates efficiently.
No more vendor lock-in
Have you ever wanted to upgrade certain components of your network to another vendor’s product, but refuse to go the “rip and replace” route because of both cost and risk? Most organizations are faced with the problem of “vendor lock” because it is too costly to switch systems and vendors. Web-scale networking allows you to choose the network switches, cables, optics, applications and more — based on your needs and your budget.
Operational efficiency
By unifying the stack, customizing hardware and automating software, organizations can completely streamline their processes. Engineers can identify and fix issues quicker. Operators can deploy faster. And organizations can multiply the amount of Edgecore switches managed per operator. All of these benefits result in better DevOps, greater efficiency and lower TCO.
sumber: http://www.miro.co.za/benefit-network-structure-used-social-media-giants/

Comments

Popular posts from this blog

Timer AC bergantian

Bagaimana sich prinsip kerja AC yang bergantian? Seperti yang terangkai pada ACPDB, yang kita butuhkan adalah 1 buah timer dan 2 buah kontaktor. Pada dasarnya rangkaiannya adalah seperti gambar diatas. Seperti kita ketahui, timer dan kontaktor akan bekerja apabila mendapatkan catuan 220 V. Pada timer catuan bisa dikoneksikan di lubang “L” dan “N”, sedang pada kontaktor dilubang “A1” dan “A2”. Itulah kenapa pada saat mati listrik komponen2 tersebut tidak bekerja. Timer berfungsi sebagai switch dari 2-1 atau 2-3 dan lubang “2” sebagai sumber yang dialiri arus listrik. Sesuai namanya alat ini akan bergantian dari 2-1 atau 2-3 berdasarkan waktu yang sudah kita atur pada sirip biru. Satu sirip merepresentasikan 30 menit. Sedang pada kontaktor untuk tipe Telemecanique, sumbu-sumbu saklarnya adalah 1-2, 3-4, 5-6, NO-NO, NC-NC.  Jika “A1” dan “A2” tidak dicatu maka 1-2 (open), 3-4 (open), 5-6 (open), NO-NO (open), NC-NC (close/terhubung). Dan bila “A1” dan “A2” dicatu  maka 1-2 (close), 3-4 (clo…

Pemilihan jenis modul AMF (Automatic Main Failure)

Pemilihan jenis modul AMF (Automatic Main Failure)

Dari sekian banyak jenis modul yang ada dipasaran, kami menawarkan beberapa alternatif untuk jenis modul AMF yang dapat kami sediakan. antara lain menggunakan modul dari DEEPSEA, smart relay atau timer. tentunya dengan beragam pilihan tersebut ada beberapa keuntungan atau kelebihan dari masing masing modul tersebut. sebagai misal menggunakan modul AMF dari DEEPSEA akan sangat cocok jika modul ini dapat berinterakasi langsung dengan genset. terutama jika mesin genset belum dilengkapi genset controller dan masih mengandalkan panel genset manual. untuk pabrikan genset sekarang ini pada panel genset sudah dilengkapi dengan AMF, sehingga tidak perlu panel AMF - ATS dengan menggunakan modul DEEPSEA atau sejenisnya. sehingga dalam pemilihanya dapat menggunakan timer, smart relay atau produk lain seperti ATS controller C20 dari socomec.


Modul DEEPSEA 4420

AMF Module DSE 4420 Modul ini memiliki banyak fitur antara lain ; Start / stop gensetDigital …

Contoh Panduan Standarisasi Area Data Center

Berikut adalah contoh Panduan Standarisasi Area Data Center

PANDUAN - IK Standarisasi Area Data Center Article Number: 49 | Rating: Unrated | Last Updated: Mon, Nov 25, 2013 at 2:13 PM BAB I KEBIJAKAN
1.1.Area Data Center
Areadata center termasuk aset vital perusahaan dan diperlakukan sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan dalam Sistem Manajemen Pengamanan Perusahaan.

Seksi Jaringan bertanggungjawab terhadap pengamanan fisik dan logik. sedangkan fungsi Sekuriti terhadap pengamanan fisik.


1.2.Pertimbangan Dalam Hal Penentuan Lokasi Area Data Center
Beberapa pertimbangan yang harus ada dalam menentukan lokasi ruang data center, yaitu :

1.Memungkinkan untuk pengembangan yang memadai, misalnya mempertimbangkan pengembangan untuk jangka waktu 5 (lima) tahun ke depan.
2.Mempertimbangkan ruang yang tidak "terlalu” banyak dilalui untuk operasional lain, namun tetap dapat dijangkau dengan mudah.
3.Memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan pekerja.
4.Memenuhi persyaratan sebagaimana yang …