Skip to main content

Translate

Cara Menghemat listrik AC (Air Conditioner) dengan stabilizer

Cara Menghemat listrik AC (Air Conditioner) dengan stabilizer

Bisakah AC Watt standar kita ubah menjadi lebih rendah, agar konsumsi listrik AC lebih rendah? 






Atau modifikasi lain sistem kelistrikannya, namun perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut :
  • Modifikasi ukuran watt dari bawaannnya tetap memiliki resiko dan bisa saja gagal saat kita melakukannya
  • Perlu dipastikan bahwa dingin yg dihasilkan tidak berubah
  • Part/komponen perlu disiapkan sebagai bagian projek
Beberapa Modifikasi yg bisa di lakukan :
  1. Menggunakan Stabilizer
  2. Menggunakan inverter
  3. Merubah ukuran kapasitor
  4. Mengubah freon

Coba di uraikan satu per satu cara modifikasi di atas :

1. Menggunakan stabilizer

Stabilizer digunakan untuk mencegah lonjakan listrik pada suatu instalasi listrik yang memiliki beban AC, maka diperlukan Stabilizer untuk menyeimbangkan tegangan serta arus listrik yang diserap oleh AC pada instalasi tersebut. Stabilizer tidak hanya menyeimbangkan tegangan listrik , namun juga berfungsi sebagai Soft Start (Penyalaan Halus) supaya AC tidak menarik arus listrik terlalu besar pada saat dinyalakan.

Dan perlu diketahui bahwa AC  membutuhkan arus listrik yang terbilang besar pada saat unit dinyalakan. Setelah itu, konsumsi daya listrik selama AC beroperasi bisa dibilang irit. Karena arus listrik yang diserap AC terbilang besar pada saat dinyalakan, maka perubahan tegangan listrik juga terjadi, yaitu saat kita melihat lampu-lampu yang di dalam ruangan seperti berkedip sebentar. Dan dengan menambahkan stabilizer, maka sistem soft start lebih menghaluskan, dan bahkan mengurangi konsumsi daya listriknya.

Berapa kebutuhan Stabilizer yg diperlukan? dan ini dipasang per device AC nya:

Tabel kebutuhan Stabilizer untuk AC

Comments

Popular posts from this blog

Timer AC bergantian

Bagaimana sich prinsip kerja AC yang bergantian? Seperti yang terangkai pada ACPDB, yang kita butuhkan adalah 1 buah timer dan 2 buah kontaktor. Pada dasarnya rangkaiannya adalah seperti gambar diatas. Seperti kita ketahui, timer dan kontaktor akan bekerja apabila mendapatkan catuan 220 V. Pada timer catuan bisa dikoneksikan di lubang “L” dan “N”, sedang pada kontaktor dilubang “A1” dan “A2”. Itulah kenapa pada saat mati listrik komponen2 tersebut tidak bekerja. Timer berfungsi sebagai switch dari 2-1 atau 2-3 dan lubang “2” sebagai sumber yang dialiri arus listrik. Sesuai namanya alat ini akan bergantian dari 2-1 atau 2-3 berdasarkan waktu yang sudah kita atur pada sirip biru. Satu sirip merepresentasikan 30 menit. Sedang pada kontaktor untuk tipe Telemecanique, sumbu-sumbu saklarnya adalah 1-2, 3-4, 5-6, NO-NO, NC-NC.  Jika “A1” dan “A2” tidak dicatu maka 1-2 (open), 3-4 (open), 5-6 (open), NO-NO (open), NC-NC (close/terhubung). Dan bila “A1” dan “A2” dicatu  maka 1-2 (close), 3-4 (clo…

Contoh Panduan Standarisasi Area Data Center

Berikut adalah contoh Panduan Standarisasi Area Data Center

PANDUAN - IK Standarisasi Area Data Center Article Number: 49 | Rating: Unrated | Last Updated: Mon, Nov 25, 2013 at 2:13 PM BAB I KEBIJAKAN
1.1.Area Data Center
Areadata center termasuk aset vital perusahaan dan diperlakukan sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan dalam Sistem Manajemen Pengamanan Perusahaan.

Seksi Jaringan bertanggungjawab terhadap pengamanan fisik dan logik. sedangkan fungsi Sekuriti terhadap pengamanan fisik.


1.2.Pertimbangan Dalam Hal Penentuan Lokasi Area Data Center
Beberapa pertimbangan yang harus ada dalam menentukan lokasi ruang data center, yaitu :

1.Memungkinkan untuk pengembangan yang memadai, misalnya mempertimbangkan pengembangan untuk jangka waktu 5 (lima) tahun ke depan.
2.Mempertimbangkan ruang yang tidak "terlalu” banyak dilalui untuk operasional lain, namun tetap dapat dijangkau dengan mudah.
3.Memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan pekerja.
4.Memenuhi persyaratan sebagaimana yang …

Mendesigns dan Menghitung UPS untuk Data Center

Mendesigns dan Menghitung UPS untuk Data Center UPS dan data center mungkin bisa di sebut sayur tanpa garam, hambar jika tidak saling melengkapi. 
Tapi untuk menentukan kebutuhan akan UPS data centerperlu perhitungan yang matang agar UPS dan server tetap awet dan selalu ON 24 jam. banyak sekali jenis UPS dan daya yang di tawarkan. Kita harus menghitung kebutuhan beban keseluruhan server agar ketika listrik down UPS dapat menghandle beberapa detik untuk listrik pindah ke genset begitu pula sebaliknya, Oke untuk menentukan itu semua tentukan dulu jenis UPS yang akan anda gunakan.
Oke kita sedikit belajar dulu tentang UPS :)
PRINSIP KERJA UPS Setiap PC membutuhkan daya listrik. Apabila aliran listrik (main power) terputus, PC akan mati (tidak berfungsi). Fungsi dasar UPS (Uninterruptible Power Supply) adalah menyediakan suplai listrik SEMENTARA ke beban (PC) tanpa terputus pada saat main power tidak bekerja agar seluruh proses dapat dihentikan dengan benar, seluruh data dapat disimpan den…