Skip to main content

Translate

Apa yang Perlu Diperbaiki dari Atmosfer Entrepreneurship di Universitas

"Startup team bulding" this photo was taken in the middle of the night, they rent a room next to university and commited to work together everyday after class until drop in the morning. To learn from each other, to build trust, to know their limits, to build chemistry. All of them are 5th semesters students.

Blog post ini berasal dari beberapa tweet saya yang terkait young entrepreneurship, juga terkait pengalaman saya bertemu banyak entrepreneur muda di berbagai universitas di Jakarta.

Tentu saja saya tidak menganjurkan mahasiswa untuk keluar kuliah karena keluarganya pasti marah, di sisi lain sebenarnya keluarga juga merupakan  co founder dari apapun bisnismu. Ijazah kuliah juga merupakan safety net bagi entrepreneur yang gagal berbisnis.

Apabila rekan-rekan punya pendapat atau kisah terkait, mohon di share di kolom komentar di bawah artikel ini.

 Tidak cukup mengajarkan dan mendorong mahasiswa untuk menjadi expert di bidang yang ia cintai.

Padahal menjadi expert di bidang yang disukai adalah basic penting dari entrepreneurship.

Karena jika seseorang mencintai bidang tersebut, maka ia akan bekerja siang malam untuk menjalankannya. Mayoritas waktu dari hidupnya akan digunakan untuk mengejar impiannya.

Karena banyak waktunya digunakan di bidang tersebut, akan secara natural untuknya ter-connect dengan para expert lain bidang tersebut dan melihat masalah di situ.

Bukankah impian setiap entrepreneur untuk memecahkan masalah di bidang yang ia cintai ?

Every business has problems. To build a business u need to learn how to love the process of solving them.

"

@Salsabeela : Tweet. Update, pin something that you love. Show the world you have passion in specific things.

 

Tidak diberikan praktek membangun network di bidang yang dicintai, tidak ada mata kuliah  "build network in the industry you love"

Ada tidak mata kuliah "build network di industry atau bidang yang kalian sukai ?" padahal ini another basic entrepreneurship.

Your network is better than your homework.

Kalau saja ada tugas kuliah yang harus membangun network, mahasiswa pasti jadi mikir real value dari dirinya apa ya ?

Karena network dibangun dari pertukaran value. Value ini bisa berupa skill, channel / network, knowledge dll.

Real value yang dimiliki mahasiswa bukan di indeks prestasi. Tetapi yang utama di knowledge. Buka pergaulanmu seluas luasnya jangan hanya di kampus.

3 jenis capital : 1. Brain (knowledge capital), 2. Network (social capital), 3. Money (financial capital).

Jika kamu pny knowledge capital, kamu akan bisa ngobrol dengan circle industry yang tepat yang pada saatnya akan membuatmu kenal para investor. Urutannya kayak gitu.

RT @DaveMcClure : Business school charge $100K & make you read case studies. @500startups gives u $100K and says BUILD a case study. *) 500startups adalah incubator/investor di bidang technology di US. Artikel terkait seperti diceritakan @Htanata ada di sini

"

 

Tidak cukup mengajarkan mahasiswa untuk melakukan kesalahan di bidang atau industry yang mereka cintai.

Banyak kurikulum pendidikan entrepreneurship di kampus perlu diubah dari "learning focused mode" menjadi "doing focused mode"

Orang yang berhasil, mungkin semuanya telah mengalami kegagalan2 kecil.

Make sure u try something and do small mistakes.

Better to be young and stupid than old and regretful

"Experienced" di build dari kesalahan-kesalahan yang kamu buat dan bagaimana kamu mengatasi situasi tersebut.

Good judgement comes from experience, but experience comes from bad judgement.

"

Penelitian dari Ron Conway di artikel ini, menunjukkan entrepreneur muda (di bawah usia 25) dan berpengalaman (repeat founders) lebih sukses.

Tak ada cara lain untuk mendapatkan pengalaman selain melakukan kesalahan-kesalahan kecil.

Sumber: http://startupbisnis.com/apa-yang-perlu-diperbaiki-dari-atmosfer-entrepreneurship-di-universitas/

build-access-manage at dayaciptamandiri.com

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Timer AC bergantian

Bagaimana sich prinsip kerja AC yang bergantian? Seperti yang terangkai pada ACPDB, yang kita butuhkan adalah 1 buah timer dan 2 buah kontaktor. Pada dasarnya rangkaiannya adalah seperti gambar diatas. Seperti kita ketahui, timer dan kontaktor akan bekerja apabila mendapatkan catuan 220 V. Pada timer catuan bisa dikoneksikan di lubang “L” dan “N”, sedang pada kontaktor dilubang “A1” dan “A2”. Itulah kenapa pada saat mati listrik komponen2 tersebut tidak bekerja. Timer berfungsi sebagai switch dari 2-1 atau 2-3 dan lubang “2” sebagai sumber yang dialiri arus listrik. Sesuai namanya alat ini akan bergantian dari 2-1 atau 2-3 berdasarkan waktu yang sudah kita atur pada sirip biru. Satu sirip merepresentasikan 30 menit. Sedang pada kontaktor untuk tipe Telemecanique, sumbu-sumbu saklarnya adalah 1-2, 3-4, 5-6, NO-NO, NC-NC.  Jika “A1” dan “A2” tidak dicatu maka 1-2 (open), 3-4 (open), 5-6 (open), NO-NO (open), NC-NC (close/terhubung). Dan bila “A1” dan “A2” dicatu  maka 1-2 (close), 3-4 (clo…

Pemilihan jenis modul AMF (Automatic Main Failure)

Pemilihan jenis modul AMF (Automatic Main Failure)

Dari sekian banyak jenis modul yang ada dipasaran, kami menawarkan beberapa alternatif untuk jenis modul AMF yang dapat kami sediakan. antara lain menggunakan modul dari DEEPSEA, smart relay atau timer. tentunya dengan beragam pilihan tersebut ada beberapa keuntungan atau kelebihan dari masing masing modul tersebut. sebagai misal menggunakan modul AMF dari DEEPSEA akan sangat cocok jika modul ini dapat berinterakasi langsung dengan genset. terutama jika mesin genset belum dilengkapi genset controller dan masih mengandalkan panel genset manual. untuk pabrikan genset sekarang ini pada panel genset sudah dilengkapi dengan AMF, sehingga tidak perlu panel AMF - ATS dengan menggunakan modul DEEPSEA atau sejenisnya. sehingga dalam pemilihanya dapat menggunakan timer, smart relay atau produk lain seperti ATS controller C20 dari socomec.


Modul DEEPSEA 4420

AMF Module DSE 4420 Modul ini memiliki banyak fitur antara lain ; Start / stop gensetDigital …

Contoh Panduan Standarisasi Area Data Center

Berikut adalah contoh Panduan Standarisasi Area Data Center

PANDUAN - IK Standarisasi Area Data Center Article Number: 49 | Rating: Unrated | Last Updated: Mon, Nov 25, 2013 at 2:13 PM BAB I KEBIJAKAN
1.1.Area Data Center
Areadata center termasuk aset vital perusahaan dan diperlakukan sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan dalam Sistem Manajemen Pengamanan Perusahaan.

Seksi Jaringan bertanggungjawab terhadap pengamanan fisik dan logik. sedangkan fungsi Sekuriti terhadap pengamanan fisik.


1.2.Pertimbangan Dalam Hal Penentuan Lokasi Area Data Center
Beberapa pertimbangan yang harus ada dalam menentukan lokasi ruang data center, yaitu :

1.Memungkinkan untuk pengembangan yang memadai, misalnya mempertimbangkan pengembangan untuk jangka waktu 5 (lima) tahun ke depan.
2.Mempertimbangkan ruang yang tidak "terlalu” banyak dilalui untuk operasional lain, namun tetap dapat dijangkau dengan mudah.
3.Memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan pekerja.
4.Memenuhi persyaratan sebagaimana yang …