Skip to main content

10 things you can do to improve network and PC security

By Jack Wallen | October 8, 2012, 6:41 AM PDT

Security. It's that which drives some administrators to early retirement, gray hair, or a permanent room in a padded cell. Okay, that's an exaggeration… but you get the idea. Security is tops on most every administrator's list. And with good reason. Incomplete or poor security can bring down a company's network and/or computer resources. That equates to lost work, which affects bottom line.

Administrators must do all they can to ensure the security of their networks. But for some (especially those without the financial resources), just knowing where to start and what to use is the biggest challenge. With that in mind, I thought I'd lay down 10 tools and methods to help you arrive at better network/PC security.

1: Use Linux

I can already hear the groans from the gallery, but the truth of the matter is, you will cut down on PC security issues if you begin migrating at least some of your desktops to Linux. The best way to do this is to migrate users who don't require the use of proprietary, Windows-only applications. If you use Exchange, just make sure you set up OWA so that the Linux users can access Web mail. Migrate a quarter of your desktops to Linux and that's a quarter fewer security risks you'll have to deal with.

2: Block users from installing software

I've had to deal with companies that do this. Yes, it can be a pain when users actually need a piece of software installed (you'll have to visit their offices just to enter the administrator credentials), but the dividends it pays off are significant. You'll have far fewer viruses and less malware to deal with than you would if the users were allowed to install at will. The give and take is certainly worth it here.

3: Upgrade your antivirus

I'm always shocked when I see antivirus tools that are out of date. This goes for applications and virus definitions. When dealing with the Windows platform, it's crucial to keep everything as current as you possibly can. Keeping antivirus up to date is the only way to help protect vulnerable machines from malicious software and files.

4: Switch your browser

Not to stir up the mud, but the truth of the matter is simple: Internet Explorer is still an incredibly insecure browser. One of the best things you can do is migrate your users from IE to Firefox. Yes, Firefox may be getting a bit bloated, but it's still far more secure than the Windows counterpart.

5: Disable add-ons

Browsers and email clients make use of add-ons. Some are necessary for work — some are not. Those that aren't needed should not be used. Although some add-ons offer some handy features, it's not always possible to ensure the validity or security of an add-on. And even when you can, it's not always a given that the add-on won't affect the performance of the machine. I've seen plenty of Outlook, IE, and Firefox add-ons drag a machine to a screeching halt.

6: Deploy a hardware-based firewall

Let's face it: The built-in Windows firewall is simply not sufficient. If you want real security, you need a dedicated firewall on your network. This firewall will be a single point of entry that will stop many more attempted breaches than the standard software-based firewall will. Besides, the hardware-based fire will be far more flexible and customizable. Look at a Cisco, Sonicwall, or Fortinet hardware firewall as your primary protection.

7: Enforce strict password policies

For the love of all things digital, don't let your end users control their password destiny. If you do this, you'll wind up with accounts and systems protected with "password", "1," or worse — nothing at all. Make sure all passwords require a combination of upper/lowercase, numbers and letters, and special characters. While you're working on password policies, be sure you enforce a rule that passwords must be changed every 30 days. It's an inconvenience, but it's worth the security it brings.

8: Do not share networked folders with "Everyone"

Although it's tempting (especially when you can't figure out why a user can't access a folder), do NOT give the Everyone group access to a folder. This just opens up that folder to possible security issues. If this becomes an absolute necessity, only do it temporarily. For security's sake, spend the extra time troubleshooting why that user can't access the folder, instead of just giving Everyone full access.

9: Use network access control, like PacketFence

PacketFence is one of the most powerful NAC tools you will find. With this tool, you can manage captive-portal for registration and remediation, and you have centralized wired and wireless management, powerful guest management options, 802.1X support, layer-2 isolation of problematic devices, and much more. With this system on your network, you can rest assured that rogue devices will have a much smaller chance of connecting.

10: Use content filtering to protect from malware

I'm not a big fan of posing as Big Brother, so I don't advocate too much content filtering. I do, however, believe it's valid to use content filtering to prevent malware. There are obviously certain phrases, keywords, and URLs that can and should be filtered, based on their history of causing malware. I won't post the best keywords to filter for malware, as those words might land me in trouble. Just do a simple search for keywords associated with malware.

Other tips?

Securing your network and PCs is a constant battle. But with the right tools and strategies, your network can be a much safer arena for productivity. Give a few of these options a look and see if they offer the missing pieces needed to further secure your environment.

What security measures do you take to safeguard your organization? Share your ideas with fellow TechRepublic members.
build-access-manage at


  1. if you are interested in security or any related topics, you should take a look at our blog with plenty of articles, discussions and other cool stuff on this topic.


Post a Comment

Popular posts from this blog

Alat - Alat Fiber Optic dan Fungsinya

1. Fusion Splicer Fusion splicer atau sering dikenal sebagai alat untuk menyambungkan serat optik ini merupakan salah satu alat yang digunakan untuk menyambungkan sebuah core serat optik, dimana serat tersebut terbuat / berbasis kaca, dan mengimplementasikan suatu daya listrik yang telah dirubah menjadi sebuah media sinar berbentuk laser. Sinar laser tersebut berfungsi untuk memanasi kaca yang terputus pada core sehingga bisa tersambung kembali dengan baik. Perlu kalian ketahui, bahwa fusion splicer ini haruslah memiliki tingkat keakuratan yang cukup tinggi, hal ini ditujukan untuk menghasilkan hasil penyambungan yang sempurna, karena pada saat penyambungan tersebut akan terjadi proses pengelasan media kaca serta peleburan kaca yang akan menghasilkan suatu media, dimana media tersebut akan tersambung dengan utuh tanpa adanya celah-celah, hal ini dikarenakan media tersebut memiliki senyawa yang sama. 2. Stripper Atau Miller Sama seperti kabel - kabel yang lain, salah satunya seperti kab

Cara Menghitung Ampere Motor 3 dan 1 Phase dengan Rumus Daya

Sering kali, anda menjumpai motor listrik untuk menggerakan mesin pada pabrik - pabrik sekarang dan kebanyakan 85% didalam pabrik menggunakan motor listrik untuk menggerakan mesinnya. motor listrik ada 2 jenis Phase yang pertama adalah 3 phase yang di mana ada tegangan R S T sedangkan yang ke dua adalah 1 Phase dimana motor listrik hanya diberi tegangan phase dan Netral aja, contohnya seperti pumpa air dirumah.     Dari motor - motor tersebut maka anda sangat perlu untuk menghitung amperenya dimana anda membeli motor 1 phase tapi kapasitas rumah anda hanya 450 Watt saja maka anda harus menghitung motor airnya harus di bawah dari 450 Watt. Plate Motor 1 Phase  Diatas adalah name plate motor 1 phase dimana   sudah di ketahui KW dan Amperenya jika hanya di   ketahui KWnya saja bagaimana seperti berikut   menghitungya:  Diket : P : 8 KW = 8 x 1000 = 8000 Watt V : 220V Ditanya : Berapa Nilai Amperenya? Rumus daya  Motor 1 Phase: P = V x I I  = P/V Keterangan : P  : Daya ( Watt ) I   : Arus

Cara Menghitung Satuan Volt, Ampere, dan Watt

Sangat penting untuk mengetahui satuan dalam bidang yang ingin anda pahami, dalam bidang listrik untuk mengetahui satuan seperti volt, ampere, dan watt. Ketika anda tidak mengetahui satuan dari bidang listrik ini sama saja dengan tidak tahu dalam teori dasar dan anda sekarang bisa memperlajari dengan jelas dalam artikel saya berikan ini. Saya akan memberikan langkah demi langkah agar mudah untuk dipahami. Pengertian Volt (Voltage) Volt (Voltage) adalah standart satuan listrik yang menunjukan atau menerangkan sebuah nilai tegangan dalam listrik. Volt atau bisa disebut tegangan hanya bisa diukur dengan alat yang bernama voltmeter atau multitester, volt mempunyai bermacam-macam nilai tegangan dan juga tipe atau karekter yang berbeda. Volt Mempunyai 2 tipe atau karakter Volt atau tegangan listrik ini mempunyai jenis 2 tipe yaitu tegangan AC atau bisa disebut tegangan bolak-balik. kemudian tegangan DC (Direct Current) atau bisa disebut dengan tegangan searah. Untuk mengatahui apa itu tegan

Pengertian Konektor RJ45 dan Fungsinya Lengkap

 RJ45 adalah konektor kabel ethernet yang kebanyakan memiliki fungsi sebagai konektor pada topologi jaringan komputer LAN (Local Area Network) dan topologi jaringan lainnya. RJ itu sendiri adalah singkatan dari Registered Jack yang merupakan standard peralatan pada jaringan yang mengatur tentang pemasangan kepala konektor dan urutan kabel, yang digunakan untuk menghubungkan 2 atau lebih peralatan telekomunikasi (Telephone Jack) ataupun peralatan jaringan (Computer Networking). Juga merupakan suatu interface fisik dari jaringan kerja (network) , untuk kegunaan telekomunikasi dan komunikasi data. Konektor RJ45 memiliki fungsi untuk memudahkan penggantian pesawat telpon atau memudahkan untuk di pindah-pindah serta mudah untuk di cabut tanpa khawatir tersengat aliran listrik dan menghubungkan konektor LAN melalui sebuah pusat network. Konektor RJ45 memiliki 8 buah pin. Pin pertama terdapat di paling kiri apabila pin RJ45 menghadap ke anda, di ikuti pin nomor 2, 3, 4 dan seterusnya. Cara pe

Mengenal Pengertian PoE dan Fungsi PoE ( Power Over Ethernet )

Mengenal Pengertian PoE dan Fungsi PoE (Power Over Ethernet) PoE merupakan Singkatan dari Power Over Ethernet. POE sendiri bisa diartikan sebagai penyaluran tenaga listrik menggunakan kabel jaringan atau kabel Ethernet. Dimana listrik selanjutnya dialirkan memanfaatkan kabel twisted pair, baik UTP atau STP sebagai media transmisi daya. POE ini sangat bermanfaat. Terutama saat melakukan instalasi perangkat wireless di luar ruangan ataupun di dalam ruangan yang besar. Dimana dengan menggunakan POE, Anda tidak harus melakukan penarikan kabel power yang tentu cukup merepotkan dan memakan biaya. POE dengan standar IEEE 802.3af menjadi POE yang umum dgunakan. POE dengan standar ini memiliki maksimum power per port sebesar 15,4 W. Tetapi kini ada pula POE dengan standar baru berupa IEEE 802.3at yang memiliki maksimum power per port lebih besar, yakni mencapai 34,2 W. POE standar baru ini dihadirkan seperlu mendukung perangkat-perangkat baru. Dimana dewasa ini sebagian besar perangkat wireless


Pengertian Panel Listrik Panel listrik adalah suatu benda berbentuk kubus dengan berbagai ukuran ataupun bervariasi dengan sebelah sisi dibuat lubang selebar hampir sama dengan belakangnya, dan nantinya di baut penutup seperti daun pintu agar bisa dibuka dan ditutup, dan didalam panel tersebut terdapat papan yang dikaitkan dengan sisi belakang pintu di pakai baut yang nantinya papan tersebut dapat dilepas dan dipasang kembali. Pada umumnya panel listrik adalah terbuat dari plat besi dengan ketebalan 0,5 – 1 mm. Biasanya disesuaikan dengan ukuran atau besarnya panel, dan nantinya papan tersebut yang akan digunakan tempat pemasangan komponen-komponen listrik. Fungsi Panel Listrik Fungsi dari panel listrik adalah untuk menempatkan komponen listrik sebagai pendukung dari mesin-mesin listrik agar bisa beroperasi  sesuai dengan prinsip kerja dari mesin listrik itu sendiri. Untuk mengamankan komponen listrik supaya terlindungi dari pengaruh di sekelilingnya. Untuk menata komponen atau rangkai

Pengertian Dan Fungsi Optical Distribution Point Atau ODP

  Memahami ODP Jaringan Akses Fiber Optik. Dikala ini telkom sudah gencar melaksanakan realisasi jaringan indihome fiber, yang mana teknologi yang digunakan oleh produk indihome merupakan teknologi jaringan GPON dengan mengadopsi media penghantar informasi suatu serat optik ataupun yang lebih diketahui dengan nama Fiber Optic( FO). Hanya menegaskan kembali, kalau saat sebelum bergeser ke indihome, telkom mempunyai produk layanan internet yang diucap Speedy dengan memakai teknologi jaringan ADSL serta masih menggunakan media suatu suatu kawat tembaga bagaikan media penghantar informasi dan mempunyai kecapatan optimal sampai 5 Mbps. Serta buat dikala ini pihak telkom sudah melaksanakan revolusi digital dengan mengusung produk yang bernama Indihome yang mencampurkan layanan Internet, IPTV, serta Telepon Rumah ataupun yang sering di dengar dengan layanan Triple Play Fiber Optic. Share postingan kali ini hendak mangulas sebagian fitur jaringan yang digunakan buat menunjang layanan fiber opt

Fungsi dan Cara Setting MCCB ( Moulded Case Circuit Breaker )

Mengulas lebih dalam tentang MCCB - dunia listrik sangat banyak sekali peralatan listrik sebagai pengaman untuk keselamatan dari bahaya listrik maupun untuk mengamankan sebuah motor dan peralatan listrik lainya dari bahaya short circuit. Apa itu MCCB ? MCCB adalah singkatan dari Moulded Case Circuit Breaker, sebagai pengaman terjadinya hubung singkat short circuit dan beban lebih overload agar tidak terjadinya kerusakan pada motor listrik maupun kebakaran yang disebabkan oleh short circuit yang selalu menimbulkan bunga api. MCCB biasanya digunakan oleh industri karena MCCB hanya untuk pengaman listrik 3 phase, dan motor listrik industri juga menggunakan listrik 3 phase, jadi jika anda ingin bertemu apa itu namanya mccb dan dan digunakan untuk apa mampir deh pabrik terdekat dan minta tolong untuk dilihatkan apa itu mccb. Pole MCCB Mccb memiliki macam – macam pole: 1 Pole, 2 Pole, 3 Pole, 4 Pole Mccb memiliki macam – macam kA: 36kA, 50kA, 85kA, 100kA Karakter MCCB - Hanya menggunakan 3 p

Standar Suhu Diruang Server

Standar Suhu Diruang Server Pengetahuan Umum Standar suhu diruang server , server merupakan sebuah sistem komputer yang menyediakan jenis layanan tertentu dalam sebuah jaringan komputer. Server didukung dengan prosesor yang bersifat scalable dan RAM yang besar,dan juga dilengkapi dengan sistem operasi khusus, yang disebut sebagai sistem operasi jaringan. Server juga menjalankan perangkat lunak administratif yang mengontrol akses terhadap jaringan dan sumber daya yang terdapat di dalamnya contoh seperti halnya berkas atau pencetak, dan memberikan akses kepada stasiun kerja anggota jaringan. Kehandalan  server  tidak hanya terletak pada kecanggihan teknologi server yang digunakan namun juga dipengaruhi oleh faktor external server itu sendiri, yakni faktor suhu didalam ruangan serta kelembaban ruangan di dalam ruangan server. lebih jauh lagi bila keperluan server terus bertambah sementara luas ruangannya yang juga terbatas. Standar Suhu Diruang Server Beberapa hal yang perlu

Selector Switch

 Sebuah panel listrik di dalamnya terdapat berbagai macam komponen listrik yang bernama Selector Switch. Biasanya diletakan pada pintu panel listrik dan mudah dilihat dan di operasikan oleh operator. Selector Switch adalah sebuah komponen listrik yang berada diluar panel listrik yang berfungsi sebagai Memilih mode atau merubah arah arus listrik Yang bekerja dengan memutar kanan atau kirim dari selector switch. Prinsip Kerja Selector Switch Ketika Selector Switch diputar kenan yang semulanya ada di kiri maka arus akan mengalir menuju kekontak N/O atau N/C dari selector Kanan. Selector istilahnya memilih tetapi dalam komponen listrik selector berfungsi untuk memindahkan Arus listrik dari kontak block menuju ke kontak block lainya. Selector Switch Memiliki 4 Tipe Kontak Dengan bergunanya Selector Switch sebagai memilih atau mengaktifnya sebuah interlock ( Enable / Disable ) Maka tipe dari Selector Switch memilih beragam kontak dan sistem kerja. Berikut daftar 4 Tipe dari Selector Switch :