Skip to main content

Translate

WatchGuard FireBox M440, solusi tepat untuk ruang server Anda.


The Firebox M440 incorporates the same strong security, high performance and flexible management tools that distinguish our other UTM and NGFW solutions, but this model delivers especially robust port density with twenty-five 1Gb Ethernet ports and two 10 Gb SFP+ (fiber) ports. Eight of the ports provide Power over Ethernet (PoE), which is ideal for WatchGuard Access Points.
Because it's rich in independent ports, the Firebox M440 is an excellent platform for defining different network segments, which industry experts acknowledge as the best practice for securing and protecting data. WatchGuard makes it easy to define policy and add security services for each segment. The new policy map feature in WatchGuard Dimension™, which comes standard on all M440 appliances, provides excellent visibility to the traffic in each segment.

 Comprehensive Protection

Best-of-breed security services boost protection in critical attack areas, including gateway AV, URL and web content filtering, intrusion prevention, app control, and spam blocking.

 Real-time Visibility

A suite of big-data style visibility and reporting tools are included at no additional cost. Use the Policy Map dashboard to quickly find active and misconfigured policies and drill down as needed.

 High Port Density

Includes 25 1Gb ports (8 of which have PoE) and 2 10Gb ports

 Outstanding Performance

Up to 6.7 Gbps firewall throughput and 3.2 Gbps VPN throughput. Turn on optional security services and still see an amazing 1.6 Gbps throughput. WatchGuard leads the industry in performance when those critical services are enabled.

 3 Ways to Manage Your Appliance

You have the power to choose how you manage your WatchGuard appliance, including WatchGuard System Manager, the command line interface, and a web UI for access from anywhere, anytime.

 Quick and Secure Setup

Take advantage of innovative features like drag-and-drop VPN creation and RapidDeploy technology to make fast w

Comments

Popular posts from this blog

Timer AC bergantian

Bagaimana sich prinsip kerja AC yang bergantian? Seperti yang terangkai pada ACPDB, yang kita butuhkan adalah 1 buah timer dan 2 buah kontaktor. Pada dasarnya rangkaiannya adalah seperti gambar diatas. Seperti kita ketahui, timer dan kontaktor akan bekerja apabila mendapatkan catuan 220 V. Pada timer catuan bisa dikoneksikan di lubang “L” dan “N”, sedang pada kontaktor dilubang “A1” dan “A2”. Itulah kenapa pada saat mati listrik komponen2 tersebut tidak bekerja. Timer berfungsi sebagai switch dari 2-1 atau 2-3 dan lubang “2” sebagai sumber yang dialiri arus listrik. Sesuai namanya alat ini akan bergantian dari 2-1 atau 2-3 berdasarkan waktu yang sudah kita atur pada sirip biru. Satu sirip merepresentasikan 30 menit. Sedang pada kontaktor untuk tipe Telemecanique, sumbu-sumbu saklarnya adalah 1-2, 3-4, 5-6, NO-NO, NC-NC.  Jika “A1” dan “A2” tidak dicatu maka 1-2 (open), 3-4 (open), 5-6 (open), NO-NO (open), NC-NC (close/terhubung). Dan bila “A1” dan “A2” dicatu  maka 1-2 (close), 3-4 (clo…

Contoh Panduan Standarisasi Area Data Center

Berikut adalah contoh Panduan Standarisasi Area Data Center

PANDUAN - IK Standarisasi Area Data Center Article Number: 49 | Rating: Unrated | Last Updated: Mon, Nov 25, 2013 at 2:13 PM BAB I KEBIJAKAN
1.1.Area Data Center
Areadata center termasuk aset vital perusahaan dan diperlakukan sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan dalam Sistem Manajemen Pengamanan Perusahaan.

Seksi Jaringan bertanggungjawab terhadap pengamanan fisik dan logik. sedangkan fungsi Sekuriti terhadap pengamanan fisik.


1.2.Pertimbangan Dalam Hal Penentuan Lokasi Area Data Center
Beberapa pertimbangan yang harus ada dalam menentukan lokasi ruang data center, yaitu :

1.Memungkinkan untuk pengembangan yang memadai, misalnya mempertimbangkan pengembangan untuk jangka waktu 5 (lima) tahun ke depan.
2.Mempertimbangkan ruang yang tidak "terlalu” banyak dilalui untuk operasional lain, namun tetap dapat dijangkau dengan mudah.
3.Memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan pekerja.
4.Memenuhi persyaratan sebagaimana yang …

Mendesigns dan Menghitung UPS untuk Data Center

Mendesigns dan Menghitung UPS untuk Data Center UPS dan data center mungkin bisa di sebut sayur tanpa garam, hambar jika tidak saling melengkapi. 
Tapi untuk menentukan kebutuhan akan UPS data centerperlu perhitungan yang matang agar UPS dan server tetap awet dan selalu ON 24 jam. banyak sekali jenis UPS dan daya yang di tawarkan. Kita harus menghitung kebutuhan beban keseluruhan server agar ketika listrik down UPS dapat menghandle beberapa detik untuk listrik pindah ke genset begitu pula sebaliknya, Oke untuk menentukan itu semua tentukan dulu jenis UPS yang akan anda gunakan.
Oke kita sedikit belajar dulu tentang UPS :)
PRINSIP KERJA UPS Setiap PC membutuhkan daya listrik. Apabila aliran listrik (main power) terputus, PC akan mati (tidak berfungsi). Fungsi dasar UPS (Uninterruptible Power Supply) adalah menyediakan suplai listrik SEMENTARA ke beban (PC) tanpa terputus pada saat main power tidak bekerja agar seluruh proses dapat dihentikan dengan benar, seluruh data dapat disimpan den…