Skip to main content

Is Hot Aisle Cold Aisle Dead?

Is Hot Aisle Cold Aisle Dead?

For years we have been zeroing in on the ultimate in cooling efficiency:  Cool air ducted directly into equipment and hot air ducted directly out.  The ducts carry the respective airstreams to and from HVAC equipment without mixing or leaking into the ambient room space. It has been a long journey from the early days of datacom cooling where we simply flooded the room with an abundance of cool air. Of course the assumption was that the cold air would migrate to where it was needed and the hot exhaust air would also find its way back. And just to be sure, we added plenty of margin—and dollars—to the system.
Fast forward to today. Current equipment designs demand a steady flow of air to each device to maintain a suitable operating temperature. And we know that efficiency is maximized when we don’t mix the hot exhaust air with the cold supply air. Is it possible to accomplish both?
Various solution providers have created just such a cooling utopia. By expanding the cooling system to use the ceiling plenum as the hot air return plenum and utilizing racks with exhaust chimneys, the hot air flows directly back to the CRAC units. The entire room essentially becomes a cold aisle. Taken one step further, an enclosed rack with ducted cold air supply, along with the chimney exhaust, directs the cooling air only through the equipment and the rack. Now the entire room can be virtually any temperature—warm or cold—and the equipment won’t mind.
This cooling utopia isn’t free nor easy to achieve in an existing datacom environment. So what’s the solution when new racks aren’t an option, at least not today? What if the ceiling plenum doesn’t exist or isn’t practically available to serve as the hot air return plenum?
Practical solutions are available to approximate the ideal layout outlined above. Such solutions essentially isolate the hot aisles or cold aisles from the remainder of the room. The isolation prevents, or at least limits, the mixing of supply and exhaust airstreams. The result is better control of each with the potential to raise the supply air temperature and reduce cooling expense.
The most economical solution is a curtain system which hangs from the ceiling along the rack rows. Various options with this system make it an excellent interim solution while planning and preparing for the ultimate cooling solution in the long term.


Data Center Curtains

More Information on Data Center Curtains.
source: http://www.dataclean.com/asia/cold-aisle-containment.html

Comments

Popular posts from this blog

Timer AC bergantian

Bagaimana sich prinsip kerja AC yang bergantian? Seperti yang terangkai pada ACPDB, yang kita butuhkan adalah 1 buah timer dan 2 buah kontaktor. Pada dasarnya rangkaiannya adalah seperti gambar diatas. Seperti kita ketahui, timer dan kontaktor akan bekerja apabila mendapatkan catuan 220 V. Pada timer catuan bisa dikoneksikan di lubang “L” dan “N”, sedang pada kontaktor dilubang “A1” dan “A2”. Itulah kenapa pada saat mati listrik komponen2 tersebut tidak bekerja. Timer berfungsi sebagai switch dari 2-1 atau 2-3 dan lubang “2” sebagai sumber yang dialiri arus listrik. Sesuai namanya alat ini akan bergantian dari 2-1 atau 2-3 berdasarkan waktu yang sudah kita atur pada sirip biru. Satu sirip merepresentasikan 30 menit. Sedang pada kontaktor untuk tipe Telemecanique, sumbu-sumbu saklarnya adalah 1-2, 3-4, 5-6, NO-NO, NC-NC.  Jika “A1” dan “A2” tidak dicatu maka 1-2 (open), 3-4 (open), 5-6 (open), NO-NO (open), NC-NC (close/terhubung). Dan bila “A1” dan “A2” dicatu  maka 1-2 (close), 3-4 (clo…

Contoh Panduan Standarisasi Area Data Center

Berikut adalah contoh Panduan Standarisasi Area Data Center

PANDUAN - IK Standarisasi Area Data Center Article Number: 49 | Rating: Unrated | Last Updated: Mon, Nov 25, 2013 at 2:13 PM BAB I KEBIJAKAN
1.1.Area Data Center
Areadata center termasuk aset vital perusahaan dan diperlakukan sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan dalam Sistem Manajemen Pengamanan Perusahaan.

Seksi Jaringan bertanggungjawab terhadap pengamanan fisik dan logik. sedangkan fungsi Sekuriti terhadap pengamanan fisik.


1.2.Pertimbangan Dalam Hal Penentuan Lokasi Area Data Center
Beberapa pertimbangan yang harus ada dalam menentukan lokasi ruang data center, yaitu :

1.Memungkinkan untuk pengembangan yang memadai, misalnya mempertimbangkan pengembangan untuk jangka waktu 5 (lima) tahun ke depan.
2.Mempertimbangkan ruang yang tidak "terlalu” banyak dilalui untuk operasional lain, namun tetap dapat dijangkau dengan mudah.
3.Memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan pekerja.
4.Memenuhi persyaratan sebagaimana yang …

Mendesigns dan Menghitung UPS untuk Data Center

Mendesigns dan Menghitung UPS untuk Data Center UPS dan data center mungkin bisa di sebut sayur tanpa garam, hambar jika tidak saling melengkapi. 
Tapi untuk menentukan kebutuhan akan UPS data centerperlu perhitungan yang matang agar UPS dan server tetap awet dan selalu ON 24 jam. banyak sekali jenis UPS dan daya yang di tawarkan. Kita harus menghitung kebutuhan beban keseluruhan server agar ketika listrik down UPS dapat menghandle beberapa detik untuk listrik pindah ke genset begitu pula sebaliknya, Oke untuk menentukan itu semua tentukan dulu jenis UPS yang akan anda gunakan.
Oke kita sedikit belajar dulu tentang UPS :)
PRINSIP KERJA UPS Setiap PC membutuhkan daya listrik. Apabila aliran listrik (main power) terputus, PC akan mati (tidak berfungsi). Fungsi dasar UPS (Uninterruptible Power Supply) adalah menyediakan suplai listrik SEMENTARA ke beban (PC) tanpa terputus pada saat main power tidak bekerja agar seluruh proses dapat dihentikan dengan benar, seluruh data dapat disimpan den…