Thursday, June 14, 2018

Standar Suhu Diruang Server

Standar Suhu Diruang Server

Standar suhu diruang server, server merupakan sebuah sistem komputer yang menyediakan jenis layanan tertentu dalam sebuah jaringan komputer. Server didukung dengan prosesor yang bersifat scalable dan RAM yang besar,dan juga dilengkapi dengan sistem operasi khusus, yang disebut sebagai sistem operasi jaringan. Server juga menjalankan perangkat lunak administratif yang mengontrol akses terhadap jaringan dan sumber daya yang terdapat di dalamnya contoh seperti halnya berkas atau pencetak, dan memberikan akses kepada stasiun kerja anggota jaringan.
Kehandalan server tidak hanya terletak pada kecanggihan teknologi server yang digunakan namun juga dipengaruhi oleh faktor external server itu sendiri, yakni faktor suhu didalam ruangan serta kelembaban ruangan di dalam ruangan server. lebih jauh lagi bila keperluan server terus bertambah sementara luas ruangannya yang juga terbatas.

Standar Suhu Diruang Server

Beberapa hal yang perlu diketahui pada ruang server adalah:
1. Suhu Terlalu rendah berarti boros biaya, terlalu tinggi maka komponen cepat rusak dan yang paling terpengaruh oleh suhu tinggi adalah “HARDISK”.
Posisi pengukuran suhu sangat menentukan validitas data, suhu ruangan sebaiknya 20-25C untuk harddisk, sedangkan utilitas SMART bisa dipakai sebaiknya kurang dari 50C untuk prosesor, utilitas lm-sensors (yang juga bisa mengukur tegangan dari power supply dan kecepatan putaran kipas. Kalau diukurnya diluar chasing, maka data tersebut sangat boleh jadi tidak mencerminkan kondisi suhu komponen sebenarnya.
Yang sering terjadi adalah kalau ternyata suhu pada komponen terlalu tinggi, kadang tidak teratasi dengan cara menurunkan suhu AC di ruangan saja, melainkan perlu kipas tambahan sehingga volume udara dingin yang lewat ke suatu chasing lebih banyak.
Standar Suhu Diruang Server
2. Kelembaban Jika udara yang masuk terlalu lembab maka bisa merusak perangkat ketika terjadi pengembunan, dan jika terlalu kering juga berbahaya karena akan ada listrik statis, inilah sebabnya AC untuk ruang server khusus karena mengatur suhu sekaligus kelembaban udara. Selain menggunakan AC Anda juga perlu memasang sebuah termohygrometer untuk memantau kelembaban yang ideal pada ruangan server.
Kelembaban ruang sebaiknya 40%-55%, walaupun kelihatannya mulai diperlunak batasnya karena faktor penghematan energi.
3. Kebersihan
Kebersihan volume udara yang lewat casing sangat besar, kotoran yang lewat seringkali menempel di lubang saringan atau pada kipas, apabila terlalu banyak kotoran, aliran udara terganggu dan pendinginan tidak efektif. Hal ini juga merupakan salah satu faktor penyebab overheating pada perangkat/komponen server.

Standar Suhu Diruang Server

Kesimpulan : Berapa suhu yang benar dan direkomendasikan? Rekomendasi umum menunjukkan bahwa Anda tidak harus membuat suhu ruangan berada di bawah 10°C (50°F) atau di atas 28°C (82°F). Meskipun hal ini kelihatannya beragam, namun secara umum disarankan untuk menjaga suhu lingkungan sekitar server berkiasr 20-21°C (68-71°F). Untuk menjaga kelembaban pada ruangan server, Anda dapat menggunakan termometer untuk memonitor kondisi suhu dan kelembaban pada ruangan server Anda.
Termometer yang cocok untuk ditempatkan di dalam ruangan server adalah dengan menggunakan Termohygrometer TH95, kenapa? karena TH95 mampu menampilkan suhu, kelembaban, dan waktu. Dapat dipasangkan dengan sensor suhu eksternal sehingga dapat menampilkan suhu di dalam maupun di luar ruangan. Hemat energi dengan tetap menjaga stabilitas dan akurasi pengukuran yang tinggi. Menampilkan sistem jam 12/24 sesuai pilihan. Mendukung satuan suhu Celsius dan Fahrenheit. Dilengkapi fungsi jam alarm terpadu dan fungsi kalender (bulan dan tanggal) serta bisa ditempatkan di meja maupun dinding.
sumber: https://ukur.co.id/standar-suhu-diruang-server/

0 comments:

Post a Comment