Tuesday, February 23, 2021

Cara Kerja AC Presisi dan Jenis-jenisnya

 















Ruang server zaman dulu sangat berbeda dengan sekarang. Jika sekarang ruangan hanya berisi peralatan dan perangkat elektronik saja, ruang komputer dulu masih bergabung dengan meja-meja, mesin ketik, printer dan beragam alat-alat lain. Seiring berjalannya waktu, tantangan yang muncul semakin besar. Perusahaan harus berpikir keras bagaimana caranya menyediakan ruangan yang mampu memenuhi kebutuhan peralatan dan dan orang-orang yang bekerja di dalamnya.

Demi menciptakan ruangan yang cocok untuk mempertahankan kinerja peralatan sekaligus orang-orang di dalamnya, lahirlah AC presisi. AC ini didesain khusus untuk menjaga ruangan tetap pada temperatur 21 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan maksimal 50%. Inilah yang membedakan AC presisi dengan AC comfort atau AC biasa. Dengan kemampuannya ini, tidak heran jika banyak perusahaan yang kemudian menyewa jasa instalasi AC presisi untuk ruangan server atau data center mereka.

Cara Kerja AC Presisi


















Peran utama dari AC presisi adalah melakukan proses pendinginan dan dehumidifikasi. Kontrol terhadap ruangan dilakukan lewat pemanasan dan humidifikasi. Sementara itu bagian refrigerator dituntut untuk tidak membeku. Diperlukan cara kerja khusus pada mesin pendingin untuk dapat menekan perubahan suhu dan kelembapan yang terjadi di lingkungan sekitar.

AC presisi memiliki cara kerja atau cooling method yang berbeda dari AC biasa. Ada 2 poin yang bisa digarisbawahi untuk memahami sistem pendinginan pada AC presisi yakni

1. Metode Pembekuan Tekanan Tinggi Sistem Pendingin Tidak Cocok untuk AC Presisi
Jika tekanan refrigerant pada AC dinaikkan, ada kemungkinan terjadi pembekuan pada koil refrigerasi. Hal ini terjadi saat volume udara tidak terkirim secara kontinu dan menyebabkan koil beku. Selain itu, ada juga masalah embun yang membeku karena perubahan suhu lingkungan. Butuh waktu yang cukup lama untuk mencairkannya sehingga sistem harus berhenti. Konsep ini tidak cocok dengan tujuan kerja AC presisi yang harus beroperasi sepanjang tahun.

2. Sistem Pendingin Tekanan Rendah Cocok untuk AC Presisi
Sistem refrigerasi bertekanan rendah lebih unggul kemampuannya dalam merespons perubahan suhu lingkungan serta udara. Sistem ini juga selalu bisa mencapai kontrol yang stabil. Dengan konsep ini, AC presisi dapat bekerja tanpa harus terjeda karena adanya waktu pencairan bagian yang membeku. Inilah yang memungkinkannya dapat beroperasi terus menerus sepanjang tahun.

Dengan menggunakan cooling method yang sesuai, AC presisi sangat mumpuni sebagai pengatur suhu dan kelembapan ruang komputer Anda. Ketika kondisi lingkungan sesuai dengan standar, semua perangkat dapat berjalan maksimal tanpa khawatir ada kegagalan sistem.

Selain sistem pendinginan, AC presisi juga memiliki fungsi humidifikasi untuk menjaga kelembapan udara selalu berada pada ambang batas yang dibutuhkan. Sistem humidifikasi pada AC presisi didapatkan dari air mendidih yang ditempatkan pada generator uap polypropylene bersuhu tinggi. Produksi uap kemudian dialirkan melalui kontrol humidifier demi memastikan suplai uap air ke seluruh udara merata tanpa adanya kondensasi.

Jenis-jenis AC Presisi
















Ada banyak sekali merek AC presisi di pasaran. Salah satu merek paling populer yang bisa Anda dapatkan adalah Liebert Vertiv Emerson. Namun sebelum memilih, Anda perlu mengetahui jenis-jenis AC presisi.

AC presisi dapat dibedakan berdasarkan metode distribusi udaranya. Ketika menggunakan AC atau pengkondisi ruangan, udara biasanya didistribusikan lewat saluran udara. Untuk memberikan aliran udara terbaik pada ruang teknologi, server atau data center Anda, udara harus disuplai melalui ubin berlubang di lantai yang posisinya sedikit dinaikkan. Ada 2 jenis yang dapat Anda pilih yakni:

1. Sistem BaSebagian besar perangkat keras komputer dirancang untuk mengambil udara dari depan unit dan mengeluarkannya melalui bagian belakang. AC presisi akan mengambil udara yang hangat di bagian atas dan mengalirkan udara dingin melalui lantai sehingga jumlah udara menjadi lebih banyak.

Ruang teknologi modern menggunakan raised floor atau lantai yang ditinggikan dengan jarak minimum 9 inci (namun yang disarankan adalah 12-18 inci). Raised floor harus ada pada setiap titik di mana AC presisi dipasang. Tujuannya untuk mencegah kemungkinan terjadinya listrik statis yang mengganggu kinerja peralatan di dalam ruang server Anda.wah Lantai (direkomendasikan)

2. Sistem Overhead (hanya direkomendasikan untuk aplikasi ruangan kecil saja)
Sistem overhead bekerja dengan membuang udara ke dalam pleno atau ductwork. Unit ini cocok diaplikasikan untuk area di mana raised floor yang tersedia tingginya kurang dari 9 inci.

AC presisi mengambil udara ruangan yang hangat masuk melalui bagian depan unit. Kemudian udara dingin dialirkan melalui sebuah pleno yang terhubung ke bagian atas unit dan kembali ke bawah melalui perangkat.

Sistem overhead tidak direkomendasikan untuk dipasang pada ruangan yang berukuran besar. Pasalnya, ini bisa menyebabkan distribusi udara dingin yang tidak merata akan semakin meningkat seiring bertambah besarnya ruang, mengakibatkan munculnya hot spot (suhu panas yang terkonsentrasi pada satu titik) dan cold spot (suhu dingin yang terkonsentrasi pada satu titik).

Selain itu, sistem overhead juga memiliki beberapa kekurangan. Salah satunya adalah sifatnya yang tidak fleksibel, terutama untuk memenuhi kebutuhan relokasi perangkat keras. Hal ini juga dapat memicu munculnya hot spot dan cold spot. Akibatnya, perangkat akan rusak, operasional perusahaan akan terganggu dan biaya perbaikan yang dibutuhkan juga tidak sedikit.

Selain menyediakan AC presisi, sebagai authorized service partner Liebert Vertiv siap membantu Anda menyediakan beragam layanan. Mulai dari jasa instalasi AC, perawatan, migrasi hingga perbaikan, semuanya bisa didapatkan dalam layanan satu atap dari PT. DAYA CIPTA MANDIRI SOLUSI

Silahkan hubungi Tim kami untuk mendapatkan penawaran Terbaik terkait kebutuhan anda.
HUBUNGI KAMI: dcim@dayaciptamandiri.com


Sumber : npspemuda. co.id

0 comments:

Post a Comment