Skip to main content

Translate

HARGA TABUNG APAR 5 KG POWDER + 5 SERTIFIKAT + FAKTA KEBAKARAN

HARGA TABUNG APAR 5 KG POWDER + 5 SERTIFIKAT + FAKTA KEBAKARAN


Harga Tabung APAR 5 Kg Powder + 5 Sertifikat + Fakta Kebakaran
 0 0 0 0 New 0
Anda mencari Harga Tabung APAR 5 Kg Jenis Powder dengan 5 Sertifikat Resmi Pengujian Daya Padam dan Ketahanan dari produsen dengan Penghargaan Perusahaan Pemadam Terpercaya 2016 ?. Inilah tempat Anda memenuhi kebutuhan kenyamanan dan keselamatan aset usaha atau perusahaan Anda dari bahaya kebakaran, khusus dipersembahkan dari Perusahaan yang mengadopsi kwalitas layanan sertifikasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 : 2008 dengan produk bergaransi Lifetime 5 tahun.

Fakta Kebakaran di Indonesia

Di seluruh Indonesia, dapat dinyatakan bahwa tiada hari tanpa adanya kejadian kebakaran walaupun pihak Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Keselamatan di Pusat dan Daerah telah gencar melakukan Sosialisasi dan Inspeksi pada obyek bencana seperti gedung-gedung, bangunan perumahan, bangunan industri, bangunan umum, kendaraan dan lain-lain beberapa tahun terakhir ini dengan anggaran yang besar.
Berdasarkan Data Kebakaran dari Jakarta.go.id memberikan informasi bahwa 56,8% penyebab kejadian kebakaran adalah disebabkan oleh Listrik. Hal ini karena kurangnya pengetahuan masyarakat tentang cara instalasi dan penggunaan listrik dengan baik disamping akibat dugaan penyebab dari kompor, lampu, rokok dan lain-lain.
Pemadaman Bangunan Terbakar
Pemadaman Bangunan Terbakar
Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Keselamatan beserta Kementerian terkait tentunya mempunyai misi untuk menghindari kejadian kebakaran membesar dengan menghimbau dan menebitkan peraturan perundangan yaitu Undang-undang No. 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung, Peraturan Pemerintah No. 345 Tentang Bangunan Gedung dan Peraturan Daerah (Perda) Daerah Khusus Ibukota Jakarta disertai dengan Pedoman Syarat Penempatan Alat Proteksi Kebakaran yakni Peraturan Perundangan No. 4 Tahun 1980 Tentang Penanggulangan Bahaya Kebakaran dari Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia.
Oleh karena itu, penyediaan Tabung APAR untuk mengantisipasi kejadian kebakaran, sangat diperlukan sebagaimana kepedulian pemerintah dalam menyediakan anggaran bagi Kementerian dan Dinas terkait demi terciptanya kondisi kenyamanan dan keselamatan harta benda dan aset usaha Anda yang tentunya berdampak pada kegiatan pembangunan dan perekonomian nasional.

Pentingnya Penyediaan APAR

Kesadaran akan pentingnya penyediaan APAR tidak hanya difungsikan sebagai syarat dalam memenuhi himbauan Dinas terkait namun sangat dibutuhkan bagi pemilik gedung dan perumahan dalam mengantisipasi kejadian awal timbulnya api atau kebakaran. Sebab kebakaran bermula dari adanya asap yang ditimbulkan oleh panas yang bersumber dari penyebab kebakaran seperti yang diuraikan data diatas; listrik, kompor, lampu, rokok dan lain-lain.
kebakaran akibat listrik   kebakaran akibat rokok   kebakaran kompor
APAR berfungsi mematikan atau memadamkan api/kebakaran kecil yang awal mula timbul dan dapat dioperasikan oleh satu orang (portable).

Comments

Popular posts from this blog

Timer AC bergantian

Bagaimana sich prinsip kerja AC yang bergantian? Seperti yang terangkai pada ACPDB, yang kita butuhkan adalah 1 buah timer dan 2 buah kontaktor. Pada dasarnya rangkaiannya adalah seperti gambar diatas. Seperti kita ketahui, timer dan kontaktor akan bekerja apabila mendapatkan catuan 220 V. Pada timer catuan bisa dikoneksikan di lubang “L” dan “N”, sedang pada kontaktor dilubang “A1” dan “A2”. Itulah kenapa pada saat mati listrik komponen2 tersebut tidak bekerja. Timer berfungsi sebagai switch dari 2-1 atau 2-3 dan lubang “2” sebagai sumber yang dialiri arus listrik. Sesuai namanya alat ini akan bergantian dari 2-1 atau 2-3 berdasarkan waktu yang sudah kita atur pada sirip biru. Satu sirip merepresentasikan 30 menit. Sedang pada kontaktor untuk tipe Telemecanique, sumbu-sumbu saklarnya adalah 1-2, 3-4, 5-6, NO-NO, NC-NC.  Jika “A1” dan “A2” tidak dicatu maka 1-2 (open), 3-4 (open), 5-6 (open), NO-NO (open), NC-NC (close/terhubung). Dan bila “A1” dan “A2” dicatu  maka 1-2 (close), 3-4 (clo…

Pemilihan jenis modul AMF (Automatic Main Failure)

Pemilihan jenis modul AMF (Automatic Main Failure)

Dari sekian banyak jenis modul yang ada dipasaran, kami menawarkan beberapa alternatif untuk jenis modul AMF yang dapat kami sediakan. antara lain menggunakan modul dari DEEPSEA, smart relay atau timer. tentunya dengan beragam pilihan tersebut ada beberapa keuntungan atau kelebihan dari masing masing modul tersebut. sebagai misal menggunakan modul AMF dari DEEPSEA akan sangat cocok jika modul ini dapat berinterakasi langsung dengan genset. terutama jika mesin genset belum dilengkapi genset controller dan masih mengandalkan panel genset manual. untuk pabrikan genset sekarang ini pada panel genset sudah dilengkapi dengan AMF, sehingga tidak perlu panel AMF - ATS dengan menggunakan modul DEEPSEA atau sejenisnya. sehingga dalam pemilihanya dapat menggunakan timer, smart relay atau produk lain seperti ATS controller C20 dari socomec.


Modul DEEPSEA 4420

AMF Module DSE 4420 Modul ini memiliki banyak fitur antara lain ; Start / stop gensetDigital …

Contoh Panduan Standarisasi Area Data Center

Berikut adalah contoh Panduan Standarisasi Area Data Center

PANDUAN - IK Standarisasi Area Data Center Article Number: 49 | Rating: Unrated | Last Updated: Mon, Nov 25, 2013 at 2:13 PM BAB I KEBIJAKAN
1.1.Area Data Center
Areadata center termasuk aset vital perusahaan dan diperlakukan sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan dalam Sistem Manajemen Pengamanan Perusahaan.

Seksi Jaringan bertanggungjawab terhadap pengamanan fisik dan logik. sedangkan fungsi Sekuriti terhadap pengamanan fisik.


1.2.Pertimbangan Dalam Hal Penentuan Lokasi Area Data Center
Beberapa pertimbangan yang harus ada dalam menentukan lokasi ruang data center, yaitu :

1.Memungkinkan untuk pengembangan yang memadai, misalnya mempertimbangkan pengembangan untuk jangka waktu 5 (lima) tahun ke depan.
2.Mempertimbangkan ruang yang tidak "terlalu” banyak dilalui untuk operasional lain, namun tetap dapat dijangkau dengan mudah.
3.Memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan pekerja.
4.Memenuhi persyaratan sebagaimana yang …