Skip to main content

Translate

5 cara Google mencapai efisiensi data center nya.



  1. Measure PUE

    You can't manage what you don’t measure, so be sure to track your data center's energy use. The industry uses a ratio called Power Usage Effectiveness (PUE) to measure and help reduce the energy used for non-computing functions like cooling and power distribution. To effectively use PUE, it's important to measure often. We sample at least once per second. It’s even more important to capture energy data over the entire year, since seasonal weather variations affect PUE. Learn more.
  2. Manage airflow

    Good air flow management is crucial to efficient data center operation. Minimize hot and cold air mixing by using well-designed containment. Then, eliminate hot spots and be sure to use blanking plates (or flat sheets of metal) for any empty slots in your rack. We've found that a little analysis can have big payoffs. For example, thermal modeling using computational fluid dynamics (CFD) can help you quickly characterize and optimize air flow for your facility without having to reorganize your computing room. Learn more.
  3. Adjust the thermostat

    The need to keep data centers at 70°F is a myth. Virtually all equipment manufacturers allow you to run your cold aisle at 80°F or higher. If your facility uses an economizer (which we highly recommend), run elevated cold aisle temperatures to enable more days of "free cooling" and higher energy savings. Learn more.
  4. Use free cooling

    Chillers typically use the most energy in a data center's cooling infrastructure, so you'll find the largest opportunity for savings by minimizing their use. Take advantage of "free cooling" to remove heat from your facility without using a chiller. This can include using low temperature ambient air, evaporating water, or a large thermal reservoir. While there's more than one way to free cool, water and air-side economizers are proven and readily available. Learn more.
  5. Optimize power distribution

    You can minimize power distribution losses by eliminating as many power conversion steps as possible. For the conversion steps you must have, be sure to specify efficient equipment transformers and power distribution units (PDUs). One of the largest losses in data center power distribution is from the uninterruptible power supply (UPS), so it's important to select a high-efficiency model. Lastly, keep your high voltages as close to the power supply as possible to reduce line losses. Learn more.

Comments

Popular posts from this blog

Timer AC bergantian

Bagaimana sich prinsip kerja AC yang bergantian? Seperti yang terangkai pada ACPDB, yang kita butuhkan adalah 1 buah timer dan 2 buah kontaktor. Pada dasarnya rangkaiannya adalah seperti gambar diatas. Seperti kita ketahui, timer dan kontaktor akan bekerja apabila mendapatkan catuan 220 V. Pada timer catuan bisa dikoneksikan di lubang “L” dan “N”, sedang pada kontaktor dilubang “A1” dan “A2”. Itulah kenapa pada saat mati listrik komponen2 tersebut tidak bekerja. Timer berfungsi sebagai switch dari 2-1 atau 2-3 dan lubang “2” sebagai sumber yang dialiri arus listrik. Sesuai namanya alat ini akan bergantian dari 2-1 atau 2-3 berdasarkan waktu yang sudah kita atur pada sirip biru. Satu sirip merepresentasikan 30 menit. Sedang pada kontaktor untuk tipe Telemecanique, sumbu-sumbu saklarnya adalah 1-2, 3-4, 5-6, NO-NO, NC-NC.  Jika “A1” dan “A2” tidak dicatu maka 1-2 (open), 3-4 (open), 5-6 (open), NO-NO (open), NC-NC (close/terhubung). Dan bila “A1” dan “A2” dicatu  maka 1-2 (close), 3-4 (clo…

Pemilihan jenis modul AMF (Automatic Main Failure)

Pemilihan jenis modul AMF (Automatic Main Failure)

Dari sekian banyak jenis modul yang ada dipasaran, kami menawarkan beberapa alternatif untuk jenis modul AMF yang dapat kami sediakan. antara lain menggunakan modul dari DEEPSEA, smart relay atau timer. tentunya dengan beragam pilihan tersebut ada beberapa keuntungan atau kelebihan dari masing masing modul tersebut. sebagai misal menggunakan modul AMF dari DEEPSEA akan sangat cocok jika modul ini dapat berinterakasi langsung dengan genset. terutama jika mesin genset belum dilengkapi genset controller dan masih mengandalkan panel genset manual. untuk pabrikan genset sekarang ini pada panel genset sudah dilengkapi dengan AMF, sehingga tidak perlu panel AMF - ATS dengan menggunakan modul DEEPSEA atau sejenisnya. sehingga dalam pemilihanya dapat menggunakan timer, smart relay atau produk lain seperti ATS controller C20 dari socomec.


Modul DEEPSEA 4420

AMF Module DSE 4420 Modul ini memiliki banyak fitur antara lain ; Start / stop gensetDigital …

Contoh Panduan Standarisasi Area Data Center

Berikut adalah contoh Panduan Standarisasi Area Data Center

PANDUAN - IK Standarisasi Area Data Center Article Number: 49 | Rating: Unrated | Last Updated: Mon, Nov 25, 2013 at 2:13 PM BAB I KEBIJAKAN
1.1.Area Data Center
Areadata center termasuk aset vital perusahaan dan diperlakukan sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan dalam Sistem Manajemen Pengamanan Perusahaan.

Seksi Jaringan bertanggungjawab terhadap pengamanan fisik dan logik. sedangkan fungsi Sekuriti terhadap pengamanan fisik.


1.2.Pertimbangan Dalam Hal Penentuan Lokasi Area Data Center
Beberapa pertimbangan yang harus ada dalam menentukan lokasi ruang data center, yaitu :

1.Memungkinkan untuk pengembangan yang memadai, misalnya mempertimbangkan pengembangan untuk jangka waktu 5 (lima) tahun ke depan.
2.Mempertimbangkan ruang yang tidak "terlalu” banyak dilalui untuk operasional lain, namun tetap dapat dijangkau dengan mudah.
3.Memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan pekerja.
4.Memenuhi persyaratan sebagaimana yang …