Friday, December 18, 2020

Pengertian Jenis dan Fungsi Switch Pada Jaringan Komputer

 









Pengertian Switch pada jaringan Internet

Switch merupakan perangkat keras pada jaringan komputer sebagai penghubung antar komputer. Switch juga bekerja pada lapisan data link, cara kerja switch hampir sama seperti bridge, tetapi switch memiliki sejumlah port sehingga sering dinamakan multi-port bridge. Switch biasanya digunakan pada jaringan yang menggunakan topologi star. Switch jaringan  adalah sebuah alat jaringan yang melakukan bridging transparan (penghubung segementasi banyak jaringan dengan forwarding berdasarkan alamat MAC). Switch jaringan dapat digunakan sebagai penghubung komputer atau router pada satu area yang terbatas.

Fungsi dari Switch pada Jaringan Komputer
Secara garis besar fungsi switch adalah sebagai penghubung antar beberapa perangkat pada jaringan komputer seperti modem, komputer, router dan lain-lain. Switch sebagai perangkat telekomunikasi yang menerima pesan dari perangkat yang terhubung dengannya dan kemudian mengirimkan pesan hanya untuk perangkat yang pesan dimaksud atau sebagai sentral/konsentrator pada sebuah network. Hal ini membuat switch adalah perangkat yang lebih cerdas daripada hub (yang menerima pesan dan kemudian mengirimkan ke semua perangkat lain pada jaringan.) karena dapat mengecek frame yang error dan langsung membloknya
Switch jaringan memainkan peran integral dalam kebanyakan jaringan area lokal yang modern Ethernet (LAN). Mid-to-LAN berukuran besar mengandung sejumlah switch dikelola terkait. Kantor kecil / rumah kantor (SOHO) aplikasi biasanya menggunakan switch tunggal, atau semua tujuan-perangkat konvergensi seperti residental gateway untuk mengakses layanan broadband kantor kecil / rumah seperti DSL atau internet kabel.

Jenis Switch pada Jaringan Komputer

1. Cut through / Fast Forward
> Switch Jenis ini hanya mengecek alamat tujuan saja (yang ada pada header frame). Selanjutnya frame akan diteruskan ke host tujuan.
> Kondisi ini akan dapat mengurangi Latency Time.
> Kelemahannya tidak dapat mengecek frame yang error dan akan diteruskan ke host tujuan.
> Switch ini adalah yang tercepat di jenisnya.

2. Store and Forward
> Switch ini akan menyimpan semua frame untuk sementara waktu sebelum diteruskan ke host tujuan untuk di cek terlebih dahulu melalui mekanisme CRC (Cyclic Redundancy Check). Jika ditemukan error, maka frame akan "dibuang" dan tidak akan diteruskan ke host tujuan.
> Switch jenis ini adalah yang paling "dipercaya".
> Kelemahannya meningkatnya Latency Time akibat proses pengecekan.

3. Fragment free / Modified cut through
> Sebuah metode yang mencoba untuk mempertahankan manfaat dari  Store and Forward  dan  Cut through / Fast Forward . Switch akan memeriksa 64 byte pertama dari frame, di mana informasi pengalamatan disimpan. Menurut spesifikasi Ethernet, tabrakan akan terdeteksi selama 64 byte pertama dari frame, sehingga frame yang berada dalam kesalahan karena tabrakan tidak akan diteruskan. Dengan cara ini frame akan selalu mencapai tujuan yang dimaksudkan. Pemeriksaan kesalahan dari data yang sebenarnya dalam paket yang tersisa untuk perangkat akhir.
> Nilai 64 byte ini merupakan jumlah minimum yang dianggap penting untuk menentukan apakan frame error atau tidak.
> Switch ini  memiliki performance yang cukup baik dan dapat diandalkan.

4. Adaptive Switching
> Dirancang untuk beroperasi pada cut-through mode (cut-through switching) normal, tetapi jika tingkat kesalahan sebuah pelabuhan melompat terlalu tinggi, switch secara otomatis reconfigures pelabuhan untuk dijalankan dalam mode store-and-forward.
> Hal ini mengoptimalkan kinerja switch dengan menyediakan kecepatan yang lebih tinggi dengan menggunakan Cut through / Fast Forward  jika tingkat kesalahan rendah, tapi  kecepatan akan menurun dengan menggunakan Store and Forward  jika tingkat kesalahan yang tinggi.
> Adaptive switching biasanya secara port-by-port basis.

Itulah tadi penjelasan lengkap tentang Pengertian dan fungsi Switch Pada Jaringan internet komputer. Semoga dengan penjelasan tersebut kini kita menjadi lebih memahami tentang apa itu Switch pada jaringan, kemudian kedepannya kita pun bisa menentukan atau memilih perangkat mana yang sesuai untuk digunakan pada jaringan komputer yang kita kelola.

Kami memastikan data center dan ruang server anda bekerja optimal dengan :
  1. Mengukur daya resource yang digunakan (Data Center Infrastructure Management)
  2. Memastikan perkabelan yang baik dan terdata (Cabling Restructure & Documentation)
  3. Memastikan penggunaan Pendingin yang baik
  4. Melakukan pemasangan & perawatan AC PRESISI 
  5. Melakukan pemasangan & perawatan FM 200 / FIREPRO Fire Extinguisher
  6. Menggunakan Environment Monitoring System (EMS) AKCP
  7. Melakukan pemasangan Timer AC Split

Kami membantu melakukan pemasangan :
  1. Kabel Fiber Optic Singlemode / Multimode untuk area pabrik, perkantoran 
  2. Kabel UTP / STP / FTP 
  3. Kabel Sensor 
  4. Kabel Listrik / Eletrical 
  5. Panel Listrik 
  6. Pemasangan Akses Door 
  7. Pemasangan CCTV

Silahkan hubungi Tim kami untuk mendapatkan penawaran Terbaik terkait kebutuhan anda.
HUBUNGI KAMI: dcim@dayaciptamandiri.com

0 comments:

Post a Comment