Wednesday, December 23, 2020

Tips Menentukan AC Presisi Data Center

 
AC Presisi atau biasa disebut PAC (Precision Air Conditioning) merupakan salah satu sistem pendingin yang dirancang untuk menjaga secara konstan suhu temperatur 18 hingga 27 derajat celcius dan kelembaban pada suatu ruangan tertutup yang di dalamnya terdapat perangkat yang membutuhkan pendingin secara terus menerus.

AC presisi tentu berbeda dengan AC pada umumnya, karena AC presisi memilki kelebihan-kelebihan seperti high sensible Cooling, cocok untuk terus beroperasi 24 jam sehari 365 hari dalam setahun, inbuilt pilihan dari heater, humidifier, dehumidification untuk mengendalikan suhu dan kelembaban secara bersamaan, dan lain sebagainya.

AC presisi dinilai unggul sebagai pendingin ruang Data Center, karena memiliki fungsi untuk menjaga suhu ruangan dengan stabil, AC ini juga mampu menjaga tingkat kelembaban, dan memiliki air flow yang besar.

Sehingga sangat cocok untuk ruang komputer, ruang IT, dan termasuk ruang data center, dimana suhu ruangan dan kelembaban udara di ruangan tersebut menjadi hal yang bersifat critical dalam operasional sebuah ruang komputer atau Data Center.

Tips Menentukan AC Presisi Data Center
Untuk penggunaan di ruang data center anda perlu memperhatikan AC presisi yang digunakan, berikut tips menentukan besaran AC presisi yang tepat untuk ruang data center:

1. Cek Kondisi Suhu dan Kelembaban
Sebelum menggunakan AC presisi dalam ruang data center, baiknya cek kondisi suhu dan kelembaban yang tepat. Kondisi yang direkomendasikan adalah 24 derajat celcius kurang lebih 1 derajat celcius, dan 50% kurang lebih 5 persen RH.

2. Kondisi di Luar
Derating peralatan kapasitas harus dipertimbangkan berdasarkan condensing suhu. Biasanya suhu condensing mencapai 12 derajat celcius lebih tinggi dibanding suhu ambient

3. Jalur udara dingin ( Cold Aisle )
Pemilihan peralatan harus memenuhi kondisi ruangan Data center . Dimana jalur udara dingin A Cold Aisle ) harus dapat mencapai semua perangkat dalam ruangan tersebut.
Harus dipastikan bahwa Cold Aisle tidak memiliki hambatan atau blocking.

Menentukan Kapasitas dan Jumlah Unit AC
Setelah anda menghitung beban panas, kemudian anda bisa menentukan kapasitas Sensible Cooling dan juga jumlah unit AC yang akan digunakan. 
Contohnya jika panas di dalam ruangan adalah  45 kW , maka  dapat digunakan AC Presisi 15 kW sebanyak 3 unit sebagai operasional , dan tambahan satu unit sebagai siaga ( backup ). 
Anda bisa langsung berkonsultasi dengan distributor AC presisi yang menyediakan AC khusus data center.
Dengan begitu anda bisa mendapatkan AC presisi yang paling sesuai untuk kebutuhan anda. 

Ruang data center yang mengeluarkan panas, apabila tidak segera didinginkan, maka akan menyebabkan panas berlebih dan kerusakan pada peralatan itu sendiri.
Sehingga dibutuhkan AC jenis presisi yang memang cocok untuk ruang data center. 

Kami memastikan Data Center dan Ruang Server anda bekerja optimal dengan Melakukan pemasangan & perawatan AC PRESISI.
Dengan pengalaman bertahun tahun bersama tim profesional di bidangnya, 
PT.Daya Cipta Mandiri Solusi berkomitmen memberikan yang terbaik dan membantu mengembangkan bisnis semua pelanggan.

Silahkan hubungi Tim kami untuk mendapatkan penawaran Terbaik terkait kebutuhan anda.
HUBUNGI KAMI: dcim@dayaciptamandiri.com

0 comments:

Post a Comment