Skip to main content

Translate

ATS - AMF - harga 2014



Harga Panel AMF - ATS 2014



Spesifikasi AMF ATS Satu/Tiga Phase sampai dengan 10kVA
1. Box Panel 600 x 400 x 200 plat 1,5mm wall mounting powder coating
2. Magnetic contactor LC1D25M7
3. MCB 1P 32A Schneider Electric
4. MCB 1P 6A Schneider Electric
5. Battrey Charger 12V/6A Smartgen
6. Auto start Module SDA-Tronic
7. Rele MY2 Omron
8. Metering (CT, Amperemeter,Voltmeter) CIC
9. Pilot Lamp, Push Botton
10.Wiring Diagram
Harga Per unit AMF - ATS Satu Phase 10kVA Rp.5.700.000  ATSE10

Spesifikasi Panel AMF - ATS 30kVA dengan Motorized COS
1. Box Panel 500 X 700 X 200 Plat 1,5mm wall mounting powder coating
2. Motorized COS 4P 63A ATYS S 4P 63A Socomec
3. Battrey Charger 12V/6A Smartgen
4. AMF Module DSE3110 Deepsea
5. Rele Omron MY2
6. MCB 1P 6A Schneider Electric
78. Terminal Block 4P 60A
8. Pilot Lamp, Push Botton
9.Wiring diagram dan manual

Harga Per unit Panel AMF - ATS 30kVA Rp.11.500.000 ATSE30

Spesifikasi Panel AMF - ATS 60kVA dengan Motorized COS

1. Box Panel 800 X 600 X 200 Plat 1,5mm wall mounting powder coating
2. Motroized COS 4P 100A ATYS S 4P 100A Socomec
3. MCCB 3P 100A Schneider Electric
4. Battrey Charger 12V/6A Smartgen
5. AMF Module DSE4420 Deepsea
6. Rele Omron MY2
7. MCB 1P 6A Schneider Electric
8. Metering (CT, Amperemeter, Voltmeter) CIC
9. Terminal Block 4P 100A
10. Pilot Lamp, Push Botton
11.Wiring diagram dan manual
Harga Per unit Panel AMF - ATS 60kVA Rp. 13.500.000 ATSE60

1. Box Panel 1600 x 600 x 500 Plat 1,5mm free standing powder coating
2. Motorized COS 4P 160A ATYS 3S 4P 160A Socomec
3. MCCB 3P 160A Schneider Electric
4. Battrey Charger 24V/7.5A Monicon
5. AMF Module DSE4420 Deepsea
6. Rele Omron MY2
7. MCB 1P 6A Schneider Electric
8. Metering (CT, Amperemeter, Voltmeter) CIC
9. Terminal Block 4P 200A
10. Pilot Lamp, Push Botton
11.Wiring diagram dan manual
Harga Per unit Panel AMF - ATS 100kVA Rp.17.500.000 ATSE100

1. Box Panel 1600 x 600 x 500 Plat 1,5mm free standing powder coating
2. Motorized COS 4P 250A ATYS 3S 4P 250A Socomec
3. MCCB 3P 160A Schneider Electric
4. Battrey Charger 24V/7.5A Monicon
5. AMF Module DSE4420 Deepsea
6. Rele Omron MY2
7. MCB 1P 6A Schneider Electric
8. Metering (CT, Amperemeter, Voltmeter) CIC
9. Terminal Block 4P 200A
10. Pilot Lamp, Push Botton
11.Wiring diagram dan manual
Harga Per unit Panel AMF - ATS 100kVA Rp.25.500.000 ATSE145

Spesifikasi Panel AMF - ATS 200kVA dengan Motorized COS

1. Box Panel 1800 X 800 X 600 Plat 2mm free standing powder coating
2. Motorized COS 4P 400A ATYS 3S 400A Socomec
3. MCCB 3P 400A Schneider Electric
4. Battrey Charger 24V/7.5A Monicon
5. AMF Module DSE4420 Deepsea
6. Rele Omron MY2
7. MCB 1P 6A Schneider Electric
8. Metering (CT, Amperemeter, Voltmeter) CIC
9. Pilot Lamp, Push Botton
10.Wiring diagram dan manual
Harga Per unit Panel AMF - ATS 200kVA Rp. 32.000.000 ATSE200


Spesifikasi Panel AMF - ATS 400kVA dengan Motorized MCCB
1. Box Panel 2000 X 800 X 800 Plat 2mm free standing powder coating
2. Motorized MCCB 4P 630A NSX630N Schneider
3. Battrey Charger 24V/7.5A Deepsea
4. AMF Module HGM7220 Smartgen
5. Rele Omron MY2
6. MCB 1P 6A Schneider Electric
7. Metering (CT, Amperemeter, Voltmeter) CIC
8. Pilot Lamp, Push Botton
9. Busbar 30 x 10 Ex import
10.Wiring diagram dan manual
Harga Per unit Panel AMF - ATS 400kVA Rp. 58.000.000



Spesifikasi Panel AMF - ATS 500kVA dengan Motorized MCCB
1. Box Panel 2000 X 800 X 800 Plat 2mm free standing powder coating
2. Motorized MCCB 4P 800A NS800N Schneider
3. UVT + Auxilliary contact
4. Battrey Charger 24V/7.5A Monicon
5. AMF Module HGM7220
6. Rele Omron MY2
7. MCB 1P 6A Schneider Electric
8. Pilot Lamp, Push Botton
9 Busbar 3P + N + PE 50 x 10 Ex import
10.Wiring diagram dan manual
Harga Per unit Panel AMF - ATS 500kVA Rp.73.000.000


Read more: http://www.panel-listrik.net/2012/01/harga-panel-amf-ats.html#ixzz30jbvM98l

Comments

Popular posts from this blog

Timer AC bergantian

Bagaimana sich prinsip kerja AC yang bergantian? Seperti yang terangkai pada ACPDB, yang kita butuhkan adalah 1 buah timer dan 2 buah kontaktor. Pada dasarnya rangkaiannya adalah seperti gambar diatas. Seperti kita ketahui, timer dan kontaktor akan bekerja apabila mendapatkan catuan 220 V. Pada timer catuan bisa dikoneksikan di lubang “L” dan “N”, sedang pada kontaktor dilubang “A1” dan “A2”. Itulah kenapa pada saat mati listrik komponen2 tersebut tidak bekerja. Timer berfungsi sebagai switch dari 2-1 atau 2-3 dan lubang “2” sebagai sumber yang dialiri arus listrik. Sesuai namanya alat ini akan bergantian dari 2-1 atau 2-3 berdasarkan waktu yang sudah kita atur pada sirip biru. Satu sirip merepresentasikan 30 menit. Sedang pada kontaktor untuk tipe Telemecanique, sumbu-sumbu saklarnya adalah 1-2, 3-4, 5-6, NO-NO, NC-NC.  Jika “A1” dan “A2” tidak dicatu maka 1-2 (open), 3-4 (open), 5-6 (open), NO-NO (open), NC-NC (close/terhubung). Dan bila “A1” dan “A2” dicatu  maka 1-2 (close), 3-4 (clo…

Pemilihan jenis modul AMF (Automatic Main Failure)

Pemilihan jenis modul AMF (Automatic Main Failure)

Dari sekian banyak jenis modul yang ada dipasaran, kami menawarkan beberapa alternatif untuk jenis modul AMF yang dapat kami sediakan. antara lain menggunakan modul dari DEEPSEA, smart relay atau timer. tentunya dengan beragam pilihan tersebut ada beberapa keuntungan atau kelebihan dari masing masing modul tersebut. sebagai misal menggunakan modul AMF dari DEEPSEA akan sangat cocok jika modul ini dapat berinterakasi langsung dengan genset. terutama jika mesin genset belum dilengkapi genset controller dan masih mengandalkan panel genset manual. untuk pabrikan genset sekarang ini pada panel genset sudah dilengkapi dengan AMF, sehingga tidak perlu panel AMF - ATS dengan menggunakan modul DEEPSEA atau sejenisnya. sehingga dalam pemilihanya dapat menggunakan timer, smart relay atau produk lain seperti ATS controller C20 dari socomec.


Modul DEEPSEA 4420

AMF Module DSE 4420 Modul ini memiliki banyak fitur antara lain ; Start / stop gensetDigital …

Contoh Panduan Standarisasi Area Data Center

Berikut adalah contoh Panduan Standarisasi Area Data Center

PANDUAN - IK Standarisasi Area Data Center Article Number: 49 | Rating: Unrated | Last Updated: Mon, Nov 25, 2013 at 2:13 PM BAB I KEBIJAKAN
1.1.Area Data Center
Areadata center termasuk aset vital perusahaan dan diperlakukan sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan dalam Sistem Manajemen Pengamanan Perusahaan.

Seksi Jaringan bertanggungjawab terhadap pengamanan fisik dan logik. sedangkan fungsi Sekuriti terhadap pengamanan fisik.


1.2.Pertimbangan Dalam Hal Penentuan Lokasi Area Data Center
Beberapa pertimbangan yang harus ada dalam menentukan lokasi ruang data center, yaitu :

1.Memungkinkan untuk pengembangan yang memadai, misalnya mempertimbangkan pengembangan untuk jangka waktu 5 (lima) tahun ke depan.
2.Mempertimbangkan ruang yang tidak "terlalu” banyak dilalui untuk operasional lain, namun tetap dapat dijangkau dengan mudah.
3.Memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan pekerja.
4.Memenuhi persyaratan sebagaimana yang …